M Taufik Minta Pemprov Riau Jangan Sombong

Politik  RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 14:48:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

M Taufik Minta Pemprov Riau Jangan Sombong

Mohamad Taufik/RMOL

Anggota DPRD DKI Jakarta asal Partai Gerindra Mohamad Taufik mengecam keras sikap Pemprov Riau yang menolak niat baik Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawedan yang ingin membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning.

"Aneh banget, Pemprov DKI ikhlas membantu memadamkan api kok ditolak," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (18/9).

Taufik mengingatkan Pemprov Riau tak sombong karena merasa mampu memadamkan Karhutla dengan personel yang dimilikinya.

"Riau jangan sombong. Kalau merasa mampu padamkan api, itu asap masih dimana-mana. Malah sudah menyeberang ke Malaysia dan Singapura," ujar Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.

Taufik menambahkan, keberangkatan relawan ke Riau juga dipastikan tidak merepotkan Pemprov Riau. Karena seluruh biaya ditanggung Pemprov DKI.

"Pakai biaya sendiri. Jadi Pemprov Riau nggak perlu repot-repot," pungkas Taufik.

Diketahui, Gubernur Anies Baswedan mengirimkan 65 relawan tergabung dalam Satgas Terpadu Penanggulangan Bencana Karhutla Pemprov DKI Jakarta.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution mengatakan, Pemprov sejauh ini belum membutuhkan bantuan tersebut.

"Saya kira kita belum butuh bantuan dari DKI, kita kan masih memiliki kemampuan atasi kebakaran hutan dan lahan di Riau," kata Edy saat dikonfirmasi, Selasa (18/9).

Mantan Danrem 031/Wira Bima ini mengungkapkan, dengan jumlah personel yang ada saat in, ia mengklaim sudah cukup menangani proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Meskipun faktanya hingga saat ini di sejumlah wilayah di Riau masih ditemukan titik api yang membakar lahan.

"Ya kita ucapkan terima kasihlah, atas perhatian itu, tapi untuk sementara kita sampaikan kepada Pemprov DKI, kita belum membutuhkan," ujar Edy.

Seperti diketahui, jumlah personel gabungan Satgas Penanggulangan Bencana Karhutla Riau totalnya mencapai lebih 6 ribu personel.

Mereka disebar di 12 kabupaten kota untuk melakukan pemadaman api di lahan yang terbakar.

Namun hingga saat ini api yang membakar lahan dan hutan di Riau belum bisa dituntaskan.

Bahkan luas lahan yang terbakar di Riau terus bertambah. Terhitung sejak 1 Januari 2019 hingga Selasa, 17 September 2019 total luas lahan terbakar di Riau mencapai 7.403 hektare.

Rinciannya kabupaten Rohul 74 hektare, Rohil 1.426 hektare, Dumai 337 hektare, Bengkalis 1.858 hektare, Meranti 349 hektare, Siak 808 hektare, Pekanbaru 183 hektare, Kampar 275 hektare, Pelalawan 414 hektare, Inhu 658 hektare, Inhil 1.000 hektare serta Kuansing 15 hektare.[dod]

Komentar Pembaca