Kukuhkan KADIN DKI, Anies:Kemitraan Berdampak Bagi Kemajuan Perekonomian Jakarta

Ekonomi  KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 20:26:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kukuhkan KADIN DKI, Anies:Kemitraan Berdampak Bagi Kemajuan Perekonomian Jakarta

Pengukuhan Pengurus KADIN DKI Jakarta/Ist

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengukuhkan kepengurusan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) DKI Jakarta periode 2019 - 2024, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/9).

Kepengurusan yang dikukuhkan antara lain Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus KADIN DKI Jakarta. Diana Dewi dikukuhkan sebagai Ketua Umum KADIN DKI Jakarta periode 2019 - 2024.

Dalam sambutannya, Anies berharap kemitraan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan KADIN DKI Jakarta bisa terus dikembangkan.

Anies menegaskan, kemitraan itu mensyaratkan kesetaraan. Oleh sebab itu, dalam membangun Jakarta perlu dilakukan dengan prinsip kolaborasi.

Anies juga berharap, dengan kolaborasi bersama KADIN DKI Jakarta, maka ibukota bisa menjadi tempat di mana pelaku ekonomi domestik dan dunia hadir.

Teman-teman dari privat sektor memiliki kekuatan pada inovasi dan pada kreativitas, pemerintah mempunyai kewenangan di sisi otoritas dan juga kapasitas fiskal. Bila keduanya bermitra, maka yang satu membawa otoritas dan kemampuan fiskal, dan yang satu membawa kreativitas (serta) kemampuan eksekusi, (maka) insyaAllah dampaknya bagi Jakarta akan sangat besar. Kita berharap itu menjadi babak baru bersama kita. Kita ingin mendorong pembinaan pada pelaku-pelaku, khususnya mikro, kecil dan menengah yang banyak sekali di Jakarta. Itu kita dorong untuk berkembang lebih jauh lagi,” kata Anies.

Lebih lanjut Anies menyampaikan harapannya, kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan KADIN DKI Jakarta terus dapat mengembangkan kesempatan dalam pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta kestabilan kebutuhan pokok. Kemudian, diharapkan pula pada ujungnya, tambah Gubenur Anies, seluruh kegiatan pembangunan di ibukota, baik pembangunan infrastruktur keras maupun pembangunan infrastruktur lunak dapat berjalan dengan baik dan merata di seluruh wilayah.

"(Jakarta juga diharapkan) menjadi pintu gerbang dari perekonomian Indonesia, sebagai tempat masuknya kegiatan investasi dan berbisnis; serta sebagai kota yang terus berkembang untuk pengembangan tata ruang. Kita semua menyadari tantangan yang dihadapi tidak kecil. Apalagi di bulan-tahun dan tahun-tahun ke depan. Berbagai proteksi tentang perekonomian dunia yang tidak terlalu positif punya dampak ke Indonesia. Kita berharap bisa bersama mengantisipasi gelombang dan mengubah menjadi kesempatan bagi ekonomi Indonesia, khususnya bagi Jakarta,” papar Anies.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan, program jangka pendek yang akan digelar adalah pembinaan terhadap pengusaha UMKM.

"Dari 25 ribu pengusaha yang tergabung di KADIN DKI Jakarta, sebanyak 60 persen merupakan pengusaha UMKM," kata Diana.

Diana menambahkan, dukungan terhadap UMKM menjadi penting lantaran UMKM merupakan elemen penting bagi ekonomi Jakarta. Sebab, UMKM mampu menyerap banyak tenaga kerja.[dod]

Komentar Pembaca