Serobot Jalur Sepeda Bakal Disanksi Rp 500 Ribu

Jakarta  JUM'AT, 20 SEPTEMBER 2019 , 16:25:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Serobot Jalur Sepeda Bakal Disanksi Rp 500 Ribu

Syafrin/RMOL

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Jumat (20/9) pagi sudah meresmikan jalur sepeda fase pertama sepanjang 25 kilometer dari tiga fase yang direncanakan dengan total jalur sepeda sepanjang 63 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, untuk saat ini jalur sepeda masih dalam tahap uji coba dan akan berakhir pada tanggal 19 November mendatang, bertepatan dengan Hari Peringatan Car Free Day Sedunia.

"Kita harapkan dalam dua bulan ini keseluruhannya sudah kita optimalkan," kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/9).

Setelah itu, lanjut Syafrin, sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengendara sepeda motor yang menyerobot jalur sepeda akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp 500 ribu.

"Tentu kita akan dorong begitu, setelah aturan ini dipermanenkan dan diberlakukan," ujar Syafrin.

Syafrin mengharapkan pengendara kendaraan bermotor memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda.

"Sekarang sudah kami siapkan jalur sepeda. Otomatis ini yang akan kita dorong untuk ditegakkan," tegas Syafrin.

Untuk jalur paling kiri, lanjut Syafrin, akan diprioritaskan untuk pesepeda dan selama markanya utuh maka bila ada yang melanggar akan dikenakan pelanggaran marka.

Namun jika markanya putus-putus artinya itu masih bisa untuk dilintasi ke kiri atau ke kanan.

"Untuk pengendara yang memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda, langsung kita derek dan kena denda Rp 500 ribu sehari," tutup Syafrin.[dod]

Komentar Pembaca