Mulan Jameela Lolos Ke Senayan Bikin Warga Garut Terluka

Politik  MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 , 08:13:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Mulan Jameela Lolos Ke Senayan Bikin Warga Garut Terluka

Mulan Jameela/Ist

Putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menjadikan Mulan Jameela sebagai wakil Partai Gerindra di DPR RI telah memancing polemik besar. Pasalnya, masuknya Mulan membuat nama Ervin Luthfi pun tercoret dari daftar anggota DPR RI terpilih.

Kondisi ini menciptakan kekecewaan di internal Ervin Luthfi. Juga dari berbagai kalangan masyarakat Kabupaten Garut.

Pengamat Sosial Politik Kabupaten Garut, Suryaman Anan mengingatkan Partai Gerindra agar lebih bijak menghadapi polemik ini.

"Dicoretnya Ervin Luthfi jangan sampai melukai warga Garut yang telah memilih Ervin sebagai wakilnya di DPR RI. Bahaya ini, jangan sampai mengurangi kecintaan warga Garut pada Partai Gerindra. Ini saya berbicara atas nama warga Garut, karena saya bukan tim Ervin," kata Suryaman, kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (21/9).

Anang juga menyatakan, patut diingat, Prabowo dan Gerindra mendulang suara banyak di Garut.

"Itu bukti warga Garut cinta kepada Gerindra dan Prabowo. Tapi dengan mencoret Ervin yang notabene putra daerah Garut, ini akan sangat mengecewakan," ujar Suryaman.

Pernyataan serupa disampaikan pegiat hukum Garut, Hasannudin. Dirinya menilai, ada politik balas budi yang dilakukan Prabowo Subianto kepada suami dari Mulan Jameela, yakni Ahmad Dhani.

"Ervin Luthfi dikorbankan. Jelas ini menabrak ketentuan-ketentuan. Ironisnya lagi KPU menyetujui dengan menyematkan PAW. Istilah PAW itu ada ketika calon terpilih dilantik, bukan sebelum dilantik," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ervin Luthfi merupakan Caleg DPR RI asal partai Gerindra nomor urut 6 dengan dapil Jawa Barat XI (Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya). Ervin meraih suara 33.938 di Dapil ini. Ervin juga berhasil menempati posisi ketiga terbanyak, setelah Muhammad Husein Fadlulloh dan Subarna.

Sedang Mulan Jameela, memperoleh 24.192 suara. Berdasarkan hasil penghitungan suara keseluruhan partai dan caleg di KPU, Gerindra mendapat jatah 3 kursi di Dapil ini. Hingga saat ini DPP Partai Gerindra belum menyampaikan sikap resmi terhadap polemik ini.[dod]

Komentar Pembaca