Ini Tanggapan Politisi Gerindra Soal Tarian Seronok Di Pulau Tidung

Kepulauan Seribu  MINGGU, 22 SEPTEMBER 2019 , 20:38:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ini Tanggapan Politisi Gerindra Soal Tarian Seronok Di Pulau Tidung

Adi Kurnia Setiadi/Ist

Pertunjukan tarian seronok dalam Oceanic Folk Festival (OFF) yang digelar di Pulau Tidung pada Sabtu (21/9) malam, mendapat sorotan publik. Salah satunya disuarakan Anggota DPRD DKI Jakarta asal Fraksi Partai Gerindra Adi Kurnia Setiadi.

Adi ikut menyoroti pertunjukan tersebut karena menampilkan sejumlah penari yang berbusana buka-bukaan. Apalagi dari video yang beredar, ternyata banyak anak-anak di bawah umur yang ikut menonton.

"Harusnya pihak penyelenggara mengedepankan kearifan lokal. Jadi walau menampilkan tarian samba, busana para penarinya lebih tertutup," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Sabtu (22/9).

Karena itulah, agar tidak terulang kembali, Adi mendorong pihak penyelenggara atau Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta melakukan seleksi ketat sebelum menampilkan pertunjukan di muka umum.

"Harus ada seleksi ketat. Kalau di Pulau Bali mungkin nggak masalah," ujar Adi.

Adi senyatanya mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan pariwisata bahari di Kepulauan Seribu, namun harus menjaga etika dan budaya setempat.

"Promosikan Kepulauan Seribu memang penting, tapi jangan sampai mencoreng nilai etika dan budaya setempat," tutup Adi.

Diketahui, dalam Oceanic Folk Festival (OFF) yang digelar di Pulau Tidung, Sabtu (21/9) malam ada pertunjukan tari samba dengan penari semi telanjang yang hanya memakai bikini.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan (Sudin Parbud) Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia mengaku meminta maaf jika ada pertunjukan yang tidak sesuai norma masyarakat.

Meski demikian, kata Cucu, animo pengunjung ke Pulau Tidung saat perhelatan OFF cukup tinggi. Jumlah wisatawan yang dicatatnya mencapai 1500 orang selama dua hari perhelatan itu.

"Ya kami akan membuat permintaan maaf nanti secara tertulis bahwa kami mungkin melakukan kelalaian. Tapi Alhamdulillah acara benrlangsung lancar dan yang hadir di tempat acara bertahan sampai tengah malam. Dan tidak ada niat kami selain untuk mempromosikan Kepulauan Seribu agar lebih dikenal khususnya bagi wisatawan manca negara," kata Cucu saat dihubungi, Minggu (22/9).[dod]

Komentar Pembaca