Inggard Joshua Serahkan 10 Ambulans ke Warga Jakbar

Sosial  SENIN, 23 SEPTEMBER 2019 , 08:55:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Inggard Joshua Serahkan 10 Ambulans ke Warga Jakbar

Inggard Joshua berikan 10 ambulans/Net

Demi mewujudkan komitmennya terhadap masyarakat, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Inggard Joshua memberikan bantuan 10 mobil ambulans kepada warga Kecamatan Kalideres, Tambora dan Cengkareng, Jakarta Bara. Bantuan diserahkan melalui Ketua RT dan Ketua RW setempat. Hadir dalam pemberian bantuan tersebut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Ini bagian komitmen saya sebagai wakil rakyat Jakarta. Setiap satu periode menjadi anggota dewan saya selalu serahkan 10 ambulans sebagai ungkapan rasa terima kasih saya,” kata Inggard, usai acara silaturahmi dan penyerahan ambulans di Posko Pengaduan Masyarakat, di Jalan H Kelik, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, kemarin.

Inggard mengungkapkan, pada periode kali ini juga memberikan bantuan 10 ambulans. Dia berharap bantuan itu dapat bermanfaat buat masyarakat yang membutuhkan, terutama terkait masalah kesehatan.

Selama ini, kata dia layanan mobil ambulans dari Pemprov DKI juga ada, yakni 118. Untuk membantu memaksimalkan layanan kepada masyarakat, dewan juga ikut peduli.

Sebagai kader Partai Gerindra saya selalu ingin berbuat untuk masyarakat. Dalam hal pengadaan ambulans, saya sisihkan dari honor saya sebagai anggota dewan,” terang Inggard.

Selain pengadaan ambulans, Inggard menyebutkan pihaknya juga berusaha menyerap aspirasinya masyarakat di daerah pemilihannya. Yakni dengan membuka posko pengaduan masyarakat. Hal tersebut sesuai amanah partai, agar setiap kader yang menjadi wakil rakyat harus membuka posko pengaduan masyarakat di rumahnya masing-masing.

"Tempat ini, rumah saya di Jalan H Kelik No 86 A RT 04, RW 08, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, saya jadikan juga sebagai posko pengaduan masyarakat. Di tempat ini saya bisa pantau kekurangan dan keluhan masyarakat apa saja terutama dapil saya,” jelas Inggard.

Sehingga nantinya, kata dia, apa yang sudah disampaikan masyarakat melalui posko ini, bisa ditindaklanjuti dan di bawa pada rapat kerja dengan eksekutif.

Inggard menambahkan posko pengaduan masyarakat tersebut terbuka untuk masyarakat umum bukan hanya pendukungnya saja.

"Dari beberapa aduan diantaranya, ada laporan keluhan masyarakat soal adanya RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Babi yang terletak di wilayah Kapuk. Karena terletak di tengah pemukiman warga, kita mendesak agar RPH tersebut dipindahkan karena berada di tengah pemukiman masyarakat. Lebih baik lahan tersebut digunakan untuk kepentingan kesehatan dan pendidikan saja,” pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca