Sebar Hoax Ambulans Batu, Denny Siregar Dipolisikan

Hukum  JUM'AT, 27 SEPTEMBER 2019 , 19:03:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Sebar Hoax Ambulans Batu, Denny Siregar Dipolisikan

Denny Siregar/Net

Cuitan tentang ambulans Pemprov DKI Jakarta yang mengangkut batu untuk demonstran ternyata berbuntut panjang.

Cuitan itu pertama kali diunggah oleh buzzer pendukung Joko Widodo (Jokowi), Denny Siregar melalui akun Twitternya @dennysiregar7.

Hasilnya, Denny dilaporkan ke Mapolda Metro Jaya oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jakmove

Perwakilan LSM Jakmove, Taufik Hoesien mengatakan, saat ini ia sedang berada di ruang pelaporan SPKT Polda Metro Jaya bersama kuasa hukumnya untuk membuat laporan.

"Ini saya lagi di SPKT, lagi diperiksa penyidik," ucap Taufik Hoesien kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (27/9).

Namun Taufik ragu jika laporannya bakal diterima penyidik Polda Metro Jaya.

"Tau nih penyidiknya bolak-balik aja daritadi. Saya juga ragu ini bakal diproses apa enggak, makanya kita liat nanti," pungkasnya.

Seperti diketahui, buzzer pendukung Joko Widodo, Denny Siregar mencuit soal ambulans berlogo DKI yang membawa batu. Cuitan itu diunggah pada Kamis (26/9) sekitar pukul 01.24.

"Hasil pantauan malam ini.. Ambulans pembawa batu ketangkep pake logo @DKI Jakarta," tulis Denny melalui akun Twitter @dennysiregar7.

Cuitan Denny itu menjadi masalah lantaran Denny lebih dulu mencuit ketimbang akun TMC Polda Metro Jaya.

"02:15 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto," demikian cuitan @TMCPoldaMetro, Kamis (26/9).

Namun, pihak Polda Metro Jaya telah mengakui kesalahannya karena mobil ambulans tersebut tidak membawa batu. Batu itu berasal dari yang bersembunyi di dalam mobil ambulans milik Pemprov DKI Jakarta dari Puskesmas Pademangan.[dod]

Komentar Pembaca