PSI: TGUPP Cuma Boroskan Anggaran

Politik  JUM'AT, 04 OKTOBER 2019 , 13:34:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

PSI: TGUPP Cuma Boroskan Anggaran

William Aditya Sarana/Ist

Kritikan dari anggota DPRD DKI Jakarta terus mengalir terkait usulan kenaikan anggaran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Gubernur DKI Jakarta.

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI William Aditya Sarana ikut mempertanyakan peningkatan anggaran TGUPP dalam Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 yang semula Rp19 miliar menjadi Rp26,5 miliar.

Menurut William, peningkatan anggaran itu sangat tajam dan terjadi setiap tahun. Namun, kinerja TGUPP justru belum terlihat sampai sekarang.

"Banyaknya anggaran dan personel TGUPP juga tidak mencerminkan kinerja gubernur sekarang. Jadi sebenarnya boros-borosin anggaran," kata William dalam keterangannya, Jumat (4/10).

William juga menyoroti sulitnya melakukan pengawasan anggaran yang digunakan TGUPP, meski mereka menggunakan menempel pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI.

"Kami tidak bisa mengawasi langsung ke TGUPP. Dilemanya di sini. Sudah anggaran besar hasilnya nggak ada. TGUPP jadi bagi-bagi kursi jabatan saja," tegas William.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui seusai rapat paripurna DPRD DKI, membantah akan menaikan anggaran TGUPP tahun ini.

"No, no, no. Tidak, tidak. Tetap. Tetap. Tidak ada perubahan. Tetap, sama terus. Kita tetap, anggarannya tidak berubah," ungkap Anies Kamis (3/10).

Untuk diketahui, mata anggaran KUA PPAS DKI Jakarta 2020 yang dikirim ke DPRD DKI Jakarta mencatat usulan kenaikan anggaran TGUPP menjadi Rp26,57 miliar.

Dikutip dari apbd.jakarta.go.id, anggaran ini jauh lebih tinggi dari anggaran TGUPP pada APBD-Perubahan 2019 yakni Rp18,9 miliar.

Anggaran TGUPP mengalami kecenderungan peningkatan sejak pembentukannya pada 2017. Pada APBD 2017, anggarannya Rp 1,69 miliar. Jumlah itu turun menjadi Rp1 miliar dalam APBD-Perubahan 2017.

Anggaran TGUPP lantas meroket pada APBD DKI 2018 menjadi Rp19,8 miliar. Pada APBD-P DKI 2018, anggarannya dikoreksi menjadi Rp 16,2 miliar.

Pada APBD DKI 2019, TGUPP dialokasikan Rp 19,8 miliar, yang kemudian direvisi dalam APBD-P DKI 2019 menjadi Rp 18,99 miliar.[dod]

Komentar Pembaca
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49