Fahri: Tertangkapnya Orang Bersih Karena Korupsi Adalah Fiksi Pemberantasan Korupsi

Hukum  SENIN, 07 OKTOBER 2019 , 12:48:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Fahri: Tertangkapnya Orang Bersih Karena Korupsi Adalah Fiksi Pemberantasan Korupsi

Fahri Hamzah/Net

Indonesian Coruption Watch (ICW) meminta penghargaan Bung Hatta Anti Coruption Award yang diberikan kepada Joko Widodo untuk segera dicabut.

Pernyataan tersebut disampaikan Peneliti ICW Kurnia Ramadhana saat konferensi pers di Kantor Yayasan Lembaga Hukum Indonesia, Jakarta, Minggu (6/10).

ICW menilai saat ini Jokowi tidak lagi konsisten dengan apa yang selama ini sering disampaikannya terkait pemberantasan korupsi.

Terkait hal tersebut, mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah sepertinya merasa terpancing untuk ikut berkomentar melalui akun Twitternya.

"Tertangkapnya orang-orang yang dikenal bersih bahkan mendapat anugerah (award) anti korupsi (dari lembaga pemerintah atau swasta) atau mendapat opini WTP (opini terbaik) dalam pengelolaan uang/aset negara dari BPK, adalah termasuk di antara fiksi pemberantasan korupsi di Indonesia," tulisnya, Senin (7/10).

Fahri mempertanyakan, kalau orang yang dikenal bersih dan mendapatkan award serta pengelola keuangan yang baik juga tertangkap, apa yang sebenarnya terjadi?

"Lalu dimana penjahat dan koruptor sejati? Kenapa sama saja? Atau malah bebas? Adalah serangkaian pertanyaan sulit dijawab," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada tahun 2010 saat masih menjabat sebagai Walikota Surakarta, Jokowi pernah dianugerahi Bung Hatta Anti-Corruption Award (BHACA).[dod]

Komentar Pembaca
Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00