Konsolidasi BEM Se Jawa Barat: Gerakan Mahasiswa Butuh Penyempurnaan

Polhukam  SENIN, 07 OKTOBER 2019 , 17:07:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Konsolidasi BEM Se Jawa Barat: Gerakan Mahasiswa Butuh Penyempurnaan

Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat/Ist

Seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang berada di wilayah Jawa Barat menggelar konsolidasi yang bertempat di Bandung Technopark Kampus Telkom University, Bandung.

Konsolidasi tersebut mengatasnamakan "Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat". Salah satu hasil konsolidasi tersebut adalah mengajak seluruh BEM di Indonesia untuk menyelaraskan dan mempersatukan gerakan.

Hal itu dikatakan Presiden Mahasiswa BEM Telkom University selaku tuan rumah, yang juga perwakilan Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat, Yusuf Sugiyarto dalam keterangannya, Senin (7/10).

Yusuf mengatakan, pergerakan mahasiswa masih butuh penyempurnaan. Karena itu, agenda pergerakan mahasiswa dalam tren positif sebagai pelaku gerakan perlu membuka kritik internal. Dan dalam gerakan mahasiswa masih ada sekat-sekat dalam gerakan maka perlu ada persatuan agar pergerakan berbuah kemenangan mutlak.

Selain itu, kata Yusuf, beberapa pergerakan yang terjadi kemarin merupakan wujud bahwa mahasiswa telah kembali menjadi parlemen jalanan, dan itu merupakan hal positif.

"Pergerakan mahasiswa sebagai parlemen jalanan diperlukan untuk mengkritik secara substansial dari DPR dan Pemerintah. Hal itu menjadi tanggung jawab bersama dan jangan sampai hanya menjadi euforia sesaat tetapi menjadi budaya mahasiswa untuk terus mengisi ruang opisisi dengan gerakan intelektual," kata Yusuf.

Ia berharap gerakan seluruh BEM ini tetap dipertahankan sampai kapanpun dan menjalankan kemurnian gerakan mahasiswa, menjaga persatuan-kesatuan bangsa Indonesia, serta konstruktif dalam membangun peradaban dan kemajuan bangsa Indonesia kedepan.

"Kami serius akan konsisten mengawal pemerintah dan DPR kedepan dengan tetap menjunjung tinggi keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia serta dengan niat tulus ikhlas untuk kedaulatan bangsa Indonesia kedepan," ujar Yusuf.

Konsolidasi ini dihadiri oleh 41 BEM diantaranya: Telkom University, Universitas Pasundan, Universitas Siliwangi, IAID Ciamis, Univeritas Al-Ghiffari, Ekuitas, Universitas Nurtanio, STAIPI, Universitas Jenderal Ahmad Yani, IPI Garut, Universitas Garut, Universitas Galuh Ciami, STIKES Ahmad Yani, BSI, STIMLOG, Universitas Islam Bandung, Universitas Padjajaran, STAI Baitu Aqrom, Universitas Perjuangan, Sekolah Tinggi Hukum Garut dan STAI Al-Ma'arif Ciamis.

Acara dihadiri sebanyak 52 orang peserta dan berlangsung selama satu hari.

Berikut 5 poin hasil konsolidasi:

1. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat berkomitmen melanjutkan 7 tuntutan tuntaskan reformasi

2. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat berkomitmen akan terus mengawal seluruh proses penolakan RUU KPK sampai tahapan judicial review

3. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat menuntut kepolisian untuk menjamin tidak adanya lagi tindakan represif terhadap demonstran

4. Gerakan Mahasiswa Jawa Barat Menggugat mengajak seluruh aliansi BEM di Indonesia untuk menyelaraskan gerakan dan merumuskan persatuan

5. Gerakan Mahsiswa Jawa Barat Menggugat akan serius mengawal pemerintah dengan landasan kajian permasalahan kedaulatan bangsa dan negara.[dod]

Komentar Pembaca