Pengamat: Naikkan Pajak Hiburan Berisiko Tinggi

Ekonomi  SELASA, 08 OKTOBER 2019 , 07:27:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Pengamat: Naikkan Pajak Hiburan Berisiko Tinggi

Ilustrasi/Net

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta mengusulkan menaikkan pajak hiburan untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta.

Terkait hal tersebut, Pengamat Pajak dari Center for Indonesia Taxation (CITA), Yustinus Prastowo mengatakan, meningkatkan tarif pajak akan beresiko tinggi.

"Menaikkan pajak itu belum tentu menjadi cara yang baik. Tergantung tujuannya dulu, kalau tujuannya meningkatkan PAD, lebih bagus memperkuat pelunasan pajaknya," kata Yustinus dalam keterangannya, Senin (7/10).

Yustinus menyarankan lebih baik Pemprov DKI menyisir tempat hiburan mana yang belum menjadi wajib pajak.

"Lalu meningkatkan pengawasan, perluasan basis pajak, perbaikan administrasi, sehingga tidak menimbulkan distorsi atau kebocoran," ujar Yustinus.

Yustinus menjelaskan, bukan sesuatu yang menguntungkan jika menaikkan tarif pajak dalam situasi seperti ini. Sebab kalau menaikkan tarif, lalu para objek pajak ini tidak kompetitif dengan daerah lain, maka mereka akan meninggalkan Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan penghasilan mereka yang menurun dan akan mencari lokasi hiburan baru di daerah penyangga.

"Kalau begitu jadi nanti masyarakat mau cari hiburan malah ke Bekasi, Tangerang, Depok. Karena kita juga mesti memperhitungkan harmoni dan sinkronisasi dengan pemda lain," tutup Yustinus.

Berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 2015, besaraan pajak yang dikenakan terhadap usaha hiburan malam seperti karaoke dan diskotek sebesar 25 persen.

Menurut Fraksi PAN agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, besaran pajak hiburan malam sebesar 25 persen tersebut perlu dinaikkan hingga 40 persen.[dod]

Komentar Pembaca
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49