Caleg Asal Dapil Maluku Gugat DPP PDIP

Politik  KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 18:26:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Caleg Asal Dapil Maluku Gugat DPP PDIP

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat/Net

Caleg asal PDIP dari Dapil Maluku VI bernama Welhelm Daniel Kurnala menggugat DPP PDIP melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor 620/Pdt.Sus-Parpol/2019/PN Jkt.Pst 10 Oktober 2019.

Welhelm mengaku terpaksa menempuh upaya hukum karena ingin mempertahankan haknya sebagai kader PDIP yang sudah dinyatakan secara sah oleh KPU Maluku berhak duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku.

"Saya menempuh ini demi keadilan. Karena saya mengemban amanah masyarakat yang ada di dapil saya," kata Welhelm di Jakarta, Kamis (10/10).

Jatah kursi Welhelm dipindahkan ke rekan separtainya, Benhur George Watubun berdasarkan penetapan DPP PDI Perjuangan yang didasarkan pada Keputusan Majelis Mahkamah Partai tertang­gal 16 Agustus 2019, ma­sing-masing Trimedya Pan­jaitan selaku ketua me­rangkap anggota, Djarot Saiful Hidayat, Idham Sa­mawi, Komarudin Watu­bun, Utut Adiyanto dan Sayed Muhammad Mul­yadi selaku anggota.

Putusan Mahkamah Partai itu menyusul adanya laporan yang diajukan oleh Benhur George Watu­bun terkait dengan terjadinya per­geseran, penambahan dan/atau penghilangan suara yang diperoleh pelapor khusus di Kabupaten Ma­luku Tenggara (Malra), dimana tercatat dari 1.858 suara milik pelapor hilang atau dilenyapkan 28 suara sehingga tersisa 1.830 suara.

Benhur juga melaporkan Welhelm ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas dugaan pencurian suara.

Menurut Welhelm, persoalan pencurian suara telah diputuskan oleh Bawaslu Maluku dengan menolak gugatan pihak Benhur George Watubun.

Hal ini tertuang dalam surat putusan Nomor 008/PL/PL/ADM/Prov/31.00/V/2019 yang menyatakan menolak laporan pihak Benhur.

Sementara itu, Penasehat Hukum Welhelm, Franky Sahetapy dan Justi Engel menjelaskan, kliennya merasa dizalimi dan terintimidasi PDIP.

Kata Justi, dalam Pileg 2019, Welhem memperoleh suara terbanyak dengan jumlah suara 3.970 suara di Provinsi Maluku. KPU Provinsi Maluku bahkan telah menetapkan dalam Berita Acara Nomor: 604/BA/81/PROV/VIII/2019 tentang Penetapan Perolehan Kursi Partai Politik Dan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku Pemilihan Umum Tahun 2019 tertanggal 12 Agustus 2019 dan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Cq. Gubernur Maluku dengan Surat Nomor : 614/PL.01.9-SD/81/Prov/VIII/2019 tertanggal 19 Agustus 2019 mengenai Pengusulan Pelantikan Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Maluku Periode 2019- 2024 Pemilu 2019 yang juga ditembuskan kepada Komisi Pemilihan Umum.

Dalam berita acara tersebut terlampir Daftar Calon Terpilih Anggota DPRD Provinsi Pemilihan Umum tahun 2019 untuk Daerah Pemilihan Maluku 6 Provinsi Maluku, dimana nama Welhelm Daniel Kurnala, SH, M.Si tercantum didalamnya.

"Sehingga proses pelantikan sebagai Anggota DPRD harusnya tinggal menunggu waktu saja," ujar Justi.

Justi berpendapat, kewenangan memeriksa perselisihan hasil Pemilu merupakan ranah Bawaslu. Hal ini seperti diatur dalam Pasal 94 dan Pasal 95 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Mahkamah Konstitusi sebagaimana kewenangannya yang diatur dalam Pasal 24 C Undang-Undang Dasar 1945 dan Pasal 474 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

"Kemendagri juga hsrus menjalankan amanah undang undang, agar tercipta demokrasi yang Jujur dan sehat," tutup Justi.

Politisi PDIP Masinton Pasaribu yang dihubungi menolak memberikan keterangan.

"Itu kewenangan Pak Komarudin. Soal sengketa pemilu urusan dia," kata Masinton melalui sambungan telepon.

Sementara, Ketua Bidang Kehormatan Partai DPP PDIP Komarudin Watubun tak bisa dikonfirmasi. Telepon selulernya tak aktif.

Pesan yang dikirim melalui layanan WhatsApp juga tak memperoleh jawaban.[dod]

Komentar Pembaca
Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

Tim Ekonomi Jilid Satu Harus Dirombak Total

SENIN, 14 OKTOBER 2019 , 15:16:32

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

Merah Putih Terpanjang di Persawahan

MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 09:57:31

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

Video Bukti Upaya Pembunuhan Wiranto Bukan Rekayasa

JUM'AT, 11 OKTOBER 2019 , 16:08:49