Soal Penyerangan Wiranto, Ketum PPM: Brutal Dan Tak Manusiawi

Polhukam  MINGGU, 13 OKTOBER 2019 , 18:08:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Soal Penyerangan Wiranto, Ketum PPM: Brutal Dan Tak Manusiawi

Berto Izaak Doko/RMOL

Sejumlah tokoh berbondong-bondong menjenguk Menko Polhukam Wiranto yang tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Salah satunya Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM) Berto Izaak Doko.

Ya, kami hadir di RSPAD ini, untuk menjenguk Pak Wiranto yang sedang dirawat akibat peristiwa penyerangan yang sangat brutal dan tidak manusiawi. Tadi seharusnya kami dapat bertemu dengan Pak Wiranto, namun karena beliau sedang melakukan perawatan intensif, maka kami hanya titip doa saja dan salam hormat kepada beliau melalui asisten beliau," kata Berto di RSPAD Gatot Subroto, Minggu (13/10).

Berto yang merupakan cucu Pahlawan Nasional asal Provinsi NTT Izaak Huru Doko ( I.H.Doko) menilai, insiden yang dialami Wiranto merupakan kejadian nyata adanya penyerangan dari kelompok terorisme yang tidak dapat dianggap remeh.

Kata Berto, ini adalah bentuk ancaman yang harus diwaspadai dan dicegah keberadaannya. Karenanya negara tidak boleh kalah oleh mereka yang mengancam keamanan dan ketahanan Tanah Air.

Kami mendesak aparat kepolisian, aparat ketahanan dan juga aparat hukum, agar segera mengusut tuntas kejadian ini dan segera menghukum pelakunya sesuai hukum yang berlaku," tegas Berto.

Disisi lain, lanjut Berto, Pemuda Panca Marga bersama komponen masyarakat di berbagai kalangan juga bertekad berpartisipasi bersinergi dengan Pemerintah untuk bersama-sama memberantas gerakan radikalisme, terorisme maupun gerakan lainnya yang mengancam keamanan, ketahanan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Saya tegaskan bahwa Pemuda Panca Marga, dari pusat hingga daerah, siap siaga bersama komponen strategis masyarakat dan pemerintah, untuk bersama-sama memerangi gerakan radikalisme, terorisme serta gerakan lain," tutup Berto.

Berto resmi memimpin Pemuda Panca Marga (PPM) setelah melalui proses pelantikan oleh Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen TNI (Purn) Rais Abin.

Pelantikan dilangsungkan di Gedung AH Nasution, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/10).

Seperti diketahui, Wiranto mengalami insiden penusukan saat melakukan kunjungan kerja di daerah Pandeglang, Banten Kamis (10/10).

Saat keluar mobil dan hendak menuju helikopter, ia kemudian dihampiri orang tak dikenal dan langsung berusaha menusuk di bagian perut.

Pelaku yang berjumlah dua orang saat ini sudah diamankan aparat kepolisian. Mereka adalah Syahril Alamsyah alias Abu Rara dan Fitri Adnriana binti Sunarto.[dod]

Komentar Pembaca