Baznas dan IPB Gelar The Islamic Economics Winter Course

Sosial  SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 14:48:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Baznas dan IPB Gelar The Islamic Economics Winter Course

Bambang Sudibyo/Ist

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan The Islamic Economics Winter Course (IEWC) di Gedung Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, Bogor, mulai Senin (14/10) hingga Sabtu (19/10).

Hadir sebagai pembicara kunci, Ketua Baznas Bambang Sudibyo. Sebanyak 10 tokoh regulator, praktisi, peneliti dan akademisi juga hadir sebagai pembicara, antara lain Prof Aslam Haneef dari Interational Islamic University Malaysia; Direktur International Centre For Education In Islamic Finance (INCEIF) Malaysia, Prof Dr Azmi Omar; Prof Dr Yusman Syaukat dari IPB.

Hadir pula Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Dadang Muljawan serta Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik.

Para peserta merupakan pelaku industri, akademisi dan peneliti yang datang dari berbagai negara seperti Nigeria, Bangladesh, Thailand, Malaysia dan Indonesia.

Bambang mengatakan, berbagai data menguatkan optimisme akan masa depan ekonomi islam, termasuk pengelolaan zakat nasional yang cerah, sehingga penting untuk menyiapkan layanan yang terbaik bagi muzaki dan mustahik.

Populasi Muslim saat ini sekitar 22 persen dari populasi dunia, dan di antara semua agama di dunia pertumbuhan pemeluk Islam adalah yang terbesar," kata Bambang, Selasa (15/10).

"Dengan pertumbuhan populasi tercepat ini, diperkirakan pada tahun 2050 Muslim sudah menjadi yang terbesar,” sambungnya.

Irfan Syauqi Beik mengatakan, sektor ekonomi syariah menjadi salah satu sektor yang memiliki tren pertumbuhan yang cepat dibandingkan sektor yang lain.

Dalam rangka memenuhi tuntutat pasar tersebut, maka diperlukan suatu pelatihan dan kursus untuk meningkatkan skill dan juga kemampuan SDM dalam bidang ekonomi syariah. Karena itu Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas dan Departemen Ilmu Ekonomi Syariah, FEM IPB menginisiasi kegiatan IEWC ini,” kata Irfan.

IEWC merupakan kursus singkat ekonomi syariah secara komprehensif. Tidak hanya itu, IEWC juga memfasilitasi para peserta untuk dapat mengunjungi secara langsung industri-industri kunci dalam sektor ekonomi syariah.

Kemudian melihat secara langsung Departemen Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan mengelola dan mengatur industri keuangan syariah di Indonesia serta berkunjung ke kantor pusat Baznas untuk melihat bagaimana pengelolaan zakat nasional dilakukan secara profesional.

Para peserta juga difasilitasi untuk dapat melihat langsung bagaimana kegiatan ekonomi syariah masyarakat seperti di kampung Batik Cibuluh dan Tegal Waru Bogor yang menjadi desa binaan Baznas.

Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Syariah FEM IPB Asep Nurhalim mengapresiasi kerjasama antara BAZNAS dan IPB sebagai upaya untuk memperkuat sosialisasi dan edukasi ekonomi syariah, termasuk ekonomi dan keuangan sosial syariah.[dod]

Komentar Pembaca