PSI Tuduh Anies Bersilat Lidah Soal Transparansi Anggaran

Politik  SELASA, 15 OKTOBER 2019 , 18:36:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PSI Tuduh Anies Bersilat Lidah Soal Transparansi Anggaran

Rian Ernest/Ist

Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta Rian Ernest menyayangkan pernyataan Gubernur DKI Anies Baswedan yang mengatakan adanya penggiringan opini soal tidak transparannya anggaran DKI di masa gubernur sekarang.

"Apakah bila PSI berbicara fakta transparansi anggaran, gubernur menganggap ini hal yang receh?," tanya Rian melalui keterangan tertulisnya, Selasa (15/10).

Rian menjelaskan, PSI sesungguhnya sudah bersurat resmi sejak 9 Agustus lalu untuk meminta jajaran gubernur agar membuka dokumen KUA-PPAS. Namub tidak ada jawaban apapun sampai hari ini.

"Jadi daripada bersilat lidah menyuarakan penggiringan opini, lebih baik hari ini gubernur membuka dokumen KUA-PPAS kepada publik. Tenggat waktu pembahasan sudah tinggal enam minggu saja," tegas Rian.

Hal itu Rian kemukakan karena sampai hari ini anggota DPRD DKI dan dan publik masih buta anggaran 2020, Padahal ada anggaran hampir Rp 100 triliun yang harus diperiksa.

"Mau sampai kapan gubernur tutupi ini semua? PSI berharap agar situs apbd.jakarta.go.id jangan sampai hanya jadi pajangan.Lawan korupsi adalah keterbukaan. Semoga gubernur DKI mau berbenah, " pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah tidak transparan karena belum mengunggah KUA-PPAS 2020. Baginya, hal itu adalah pengiringan opini yang tidak sehat.

"Itu sih membangun (opini) saja dibilang nggak transparan. Udahlah itu penggiringan opini yang nggak sehat, jadi sudahlah. Cukup ya (wawancara)," ucap Anies Baswedan kepada wartawan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (14/10).[dod]

Komentar Pembaca