Dua Tahun Pemerintahan Anies, Kualitas Pelayanan Publik Dinilai Menurun

Politik  RABU, 16 OKTOBER 2019 , 17:26:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Dua Tahun Pemerintahan Anies, Kualitas Pelayanan Publik Dinilai Menurun

Syahroni/ist

Dua tahun pemerintahan Anies Baswedan, kualitaa pelayanan publik dinilai mengalami penerunan. Salah satunya indakiasinya adalah, belum terealisasinya one day service layanan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Saya rasa dalam dua tahun pemerintahan Gubernur Anies Baswedan, tak ada perubahan yang signifikan atas layanan publik bahkan terkesan adanya penurunan," kata Anggota DPRD DKI dari Fraksi PAN, Syahroni di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/10).

Kesimpulan yang disampaikan tersebut, lanjutnya, juga diperkuat dengan informasi yang disampaikan LMK-LMK yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke fraksi PAN.

"Kami (PAN) sebagai salah satu partai yang mendukung program kerja Anies Baswedan untuk perubahan Jakarta, tentu agak kecewa dengan hasil ini. Kami harap Anies segera lakukan perbaikan," ujar Syahroni 

Informasi yang didapat, ungkap dia, proses pembuatan KTP di era Anies sangat lama. Bahkan banyak warga yang harus sampai 3 kali mendapatkan Surat Resi.

"Untuk membuat KTP saja diperlukan waktu 1 sampai dengan 5 bulan. Mestinya di era digital ini, pembuatan KTP bisa selesai dalam satu hari. Masa pemerintah kalah dengan bank yang mampu terbitkan kartu dalam hitungan menit," ujar Syahroni.

Ia juga meminta manajemen pelayanan dan persediaan stock blanko KTP segera di benahi. Misalnya,  pemprov atau dinas terkait dapat membuat sebuah aplikasi yang di inject  ke system yang otomatis mengirimkan pesan permintaan blanko KTP. 

"Saya rasa warga DKI Jakarta bosan dengar alasan ketersediaan stock blanko KTP yang habis. Tolong buat sistem yang baik untuk memperbaiki permasalahan blanko itu. Saya yakin, jika sistem berjalan maka one day service bukanlah hal yg sulit. Tapi balik lagi apakah Gubernur mau memperbaiki pelayanan ini," pungkasnya. [rah]


Komentar Pembaca