Punya Modal Politik, Jokowi Harus Lebih Percaya Diri Di Periode Kedua

Politik  SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 13:59:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Punya Modal Politik, Jokowi Harus Lebih Percaya Diri Di Periode Kedua

Jokowi dan Prabowo/Ist

Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Segala bentuk ucapan selamat, harapan dan do'a mengiringi langkah keduanya.

Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf akan dihadapkan sejumlah isu krusial yang langsung berkait dengan kepentingan publik, yakni masalah target pertumbuhan ekonomi yang tidak tercapai, defisit neraca perdagangan, utang luar negeri yang kian membengkak, penurunan daya beli masyarakat serta makin meroketnya biaya layanan sosial dasar.

Demikian yang disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL.

"Periode kedua ini Jokowi seharusnya makin confidence untuk merealisasikan janjinya tentang keadilan dan kesejahteraan rakyat," ujar Ade, Senin (21/10).

Menurut Ade, Jokowi-Ma'ruf setidaknya sudah punya dua modal penting, yakni dukungan mayoritas dalam Pilpres dan dukungan mayoritas koalisi di Parlemen.

"Potensi dukungan makin kuat jika Prabowo dan koalisinya juga masuk dalam pemerintahan. Sehingga tidak ada dalih politik lagi bagi pemerintah yang baru untuk mengelak dari janjinya," kata Ade.

Melalui modal politik itu, Jokowi-Ma'ruf juga hendaknya dapat merangkul seluruh elemen sosial yang sebelumnya terfragmentasi dengan pendekatan konsensus.

"Hal ini mengingat kekhawatiran publik tentang pembatasan kebebasan sipil dan kriminalisasi politik, " pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca