BEM UGM: Kita Mau Bertemu Jokowi Untuk Ucapkan Selamat, Bukan Disambut Aparat

Peristiwa  SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:56:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

BEM UGM: Kita Mau Bertemu Jokowi Untuk Ucapkan Selamat, Bukan Disambut Aparat

Unjuk rasa BEM SI/RMOL

Aliansi mahasiswa yang tergabung dialam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI) turun ke jalan untuk kembali melakukan aksi unjuk rasa.

Para mahasiswa berkumpul di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jakarta Senin (21/10).

Dari atas mobil komando, Presiden BEM Universitas Gajah Mada (UGM) M. Atiatul Muqtadir atau lebih dikenal dengan panggilan Fathur menyampaikan orasinya.

"Dua kata satu perjuangan. Hidup Mahasiswa, tiga kata satu tujuan, hidup rakyat Indonesia," ujar Fathur membakar semangat mahasiswa lainnya.

Fathur melanjutkan bahwa mahasiwa begitu cinta kepada Presiden Jokowi. Oleh karena itu, kedatangan mahasiswa pada hari ini adalah untuk menemui Jokowi dan Ma'ruf Amin yang baru dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024.

"Maka ditengah euforia pelantikan, kita mengingatkan ada banyak agenda dan janji yang belum ditunaikan. Janji adalah hutang. Dan janji harus dibayar," tegas Fathur.

"Bagaimana kabar penuntasan HAM hari ini? Janji hanya sekedar janji. Reformasi dikorupsi. Hanya ada satu kata lawan. Apa kawan-kawan? Lawan, " tambahnya.

Fathur menyatakan keinginan mahasiswa hari ini hanya untuk menemui Jokowi untuk memberikan selamat.

"Bukan untuk bertemu aparat," ucap Fathur.

Mahasiswa, lanjut Fathur, ingin memastikan kebijakan yang dihasilkan periode kedua ini benar-benar untuk rakyat. "Ini adalah bara api yang akan terus diwariskan kawan-kawan. Teruslah bergerak," pungkas Fathur.[dod]

Komentar Pembaca