Pengamat UI Minta Erick Thohir, Nadiem Dan Wishnutama Segera Belajar Birokrasi

Nasional  MINGGU, 27 OKTOBER 2019 , 15:14:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat UI Minta Erick Thohir, Nadiem Dan Wishnutama Segera Belajar Birokrasi

Erick Thohir/Net

Periode kedua Presoden Joko Widodo berkuasa seharusnya sudah bisa mengakselerasi program strategis pemerintah sejak hari pertama Kabinet Indonesia Maju terbentuk.

Namun tampaknya hal itu masih akan diperlukan waktu adaptasi yang belum dapat dipastikan, mengingat Jokowi juga tidak memberikan target capaian kinerja 100 hari sebagai tolok ukur progress report.

Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Ade Reza Hariyadi melihat kehadiran sejumlah nama, seperti Erick Thohir, Nadiem Makarim maupun Wishnutama merupakan figur baru dan zero experience dalam birokrasi pemerintahan.

Meski demikian, Ade mengakui bahwa mereka semua adalah para profesional yang kompeten di bidangnya.

"Namun memimpin birokrasi punya logika yang berbeda dengan menjalankan perusahaan," ujar Ade saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/10).

Hal itu karena birokrasi pemerintah terikat dengan aturan yang rigid dan baku, menggunakan sumber daya publik, berorientasi pada kepentingan publik dan mencapai visi negara.

"Sedangkan bisnis orientasinya keuntungan, sumber daya private yang digunakan, ruang inovasi yang luas serta menjalankan misi pemodal," jelasnya.

Oleh karena itu, sejumlah figur baru dengan latar belakang bisnis harus dapat menyesuaikan dengan cepat sebagai pimpinan birokrasi pemerintahan.

"Serta mentransformasikan pengalaman dan kompetensi mengakselerasi realisasi janji kampanye Jokowi," tandasnya.[dod]

Komentar Pembaca