Wasekjen PAN: Sekalipun Tidak Masuk Kabinet, Kami Tetap Dukung Jokowi

Politik  SELASA, 29 OKTOBER 2019 , 08:08:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wasekjen PAN: Sekalipun Tidak Masuk Kabinet, Kami Tetap Dukung Jokowi

Rizki Aljupri/Ist

Wasekjen DPP PAN Rizki Aljupri menegaskan, partainya akan tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin sekalipun PAN tidak diberikan jatah kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju.

Yang terpenting saat ini bukan PAN masuk koalisi atau tidak, dapat jatah menteri berapa, itu tidak penting. Bagi kami yang terpenting adalah periode kedua pemerintahan Pak Jokowi sukses, rakyat semakin sejahtera, dan Indonesia tambah maju,” kata Rizki melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (29/10).

Rizki mengungkapkan bahwa PAN ingin membentuk paradigma baru dimana dukungan kepada pemerintah diberikan berdasarkan kebijakan yang pro rakyat dan berlandaskan akal sehat, bukan berapa kursi menteri yang didapat.

Jangan karena sudah dapat kursi menteri, lalu ada kebijakan pemerintah yang memberatkan rakyat, kemudian jadi tidak kritis. Sebaliknya, jangan juga karena tidak dapat jatah menteri, lalu kemudian seluruh kebijakan pemerintah dikritisi, mengarah ke nyinyir. Rakyat capek melihat politik model seperti itu,” ujar Rizki.

Politisi muda PAN ini mengatakan, jika di kemudian hari ada kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap rakyat, maka partainya akan tetap memberikan masukan yang kritis, konstruktif, dan objektif. Tapi dirinya menolak jika PAN disebut sebagai partai oposisi.

Yang perlu dipahami kita bersama adalah tidak ada istilah oposisi dalam sistem presidensial. Ini berbeda dengan sistem parlementer yang banyak dianut oleh negara-negara Eropa barat. Bahkan di Inggris, mereka yang kalah Pemilu sampai membuat kabinet bayangan,” tutup Rizki.

Seperti diketahui sebelumnya, ada beberapa partai politik yang tidak mendapatkan alokasi kursi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo minggu lalu. Beberapa diantaranya adalah parpol pendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres, seperti Hanura, PBB, dan PKPI.[dod]

Komentar Pembaca