Jalin Kerjasama Dengan Maroko, KKP Berharap Perdagangan Produk Perikanan Meningkat

Dunia  SELASA, 29 OKTOBER 2019 , 11:44:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jalin Kerjasama Dengan Maroko, KKP Berharap Perdagangan Produk Perikanan Meningkat

Kerjasama perikanan Indonesia-Maroko/Ist

Indonesia dan Maroko menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Kelautan dan Perikanan.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko Nasser Bourita di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Dengan adanya MoU ini maka akan mempererat jalinan kerja sama di bidang pelatihan perikanan, penelitian teknis dan ilmiah di bidang perikanan laut, pengolahan dan pemasaran produk perikanan, IUU Fishing, serta memajukan kemitraan sektor swasta kedua negara.

"Maroko merupakan negara yang memiliki track record yang baik dalam sektor perikanan," kata Edhy Prabowo pada Senin (28/10).

"Dengan disepakatinya MoU ini, diharapkan perdagangan produk perikanan antara Indonesia dan Maroko dapat terus meningkat ke depannya,” lanjutnya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan juga menerima usulan Maroko dalam menjalin kerja sama pengembangan kapasitas dari the Higher Institute for Maritime Studies of Morocco sebagai salah satu tindak lanjut bidang kerja sama MoU yang disepakati.

"MoU sendiri akan berlaku selama 3 (tiga) tahun kedepan," imbuh Edhy.

Pasca penandatanganan MoU, pihak Indonesia dan Maroko secara bersama akan menyusun bentuk-bentuk kegiatan konkret dan rinci dengan rentang waktu 2-3 tahun.

"Berbagai bentuk kegiatan tersebut akan dimasukan pada plan of actions (rencana aksi) implementasi MoU yang dikoordinasikan dengan para pihak di negara masing-masing," tandasnya.

Maroko yang berada di persimpangan rute perdagangan utama yang menghubungkan Afrika, Amerika Serikat, Eropa dan Timur Tengah merupakan negara pusat ekspor di kawasan Afrika.

Sebagai pusat ekspor, Maroko memiliki pelabuhan internasional internasional Casablanca yang menjadi pusat bisnis dan pelabuhan terbesar di wilayah Afrika Utara, yang menjadi titik utama perdagangan internasional Maroko.

Tak hanya didukung secara infrastruktur, Maroko juga memiliki perjajian khusus dengan Uni Eropa terkait pembebasan tarif atas perdagangan produk industri.

Termasuk di dalamnya pemebebasan selektif perdagangan untuk produk pertanian, (agro food) dan produk perikanan. Hal ini menjadikan Maroko sebagai negara mitra yang penting bagi Indonesia.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00