Dishub DKI Usulkan Anggaran Pembangunan Jalur Sepeda Rp 73,7 Miliar

Jakarta  SELASA, 29 OKTOBER 2019 , 11:57:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dishub DKI Usulkan Anggaran Pembangunan Jalur Sepeda Rp 73,7 Miliar

Syafrin Liputo/RMOL

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius dalam menghadirkan jalur sepeda di Ibukota. Harapannya Jalur sepeda tersebut dapat terhubung dengan sejumlah angkutan transportasi massal di Jakarta.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, moda transportasi yang diharapkan terintegrasi dengan jalur sepeda yakni stasiun kereta Moda Raya Terpadu (MRT), KRL, kereta Lintas Rel Terpadu (LRT), dan Halte (shelter) Transjakarta.

Saya harap dengan begitu, masyarakat pengguna sepeda bisa melanjutkan perjalanan pakai transportasi umum," kata Syafrin saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Senin (28/10) kemarin.

Dishub DKI juga telah mengusulkan penambahan anggaran pembangunan jalur sepeda dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 sebesar Rp 69,2 miliar dari anggaran semula pembangunan jalur sepeda hanya Rp 4,4 miliar. Itu Artinya anggaran tersebut naik menjadi Rp73,7 miliar.

Anggaran tersebut pun diusulkan melalui nomenklatur pemeliharan prasarana rekayasa lalu lintas Dishub tahun 2020.

"Kenaikan anggaran itu untuk pemeliharaan prasarana lalu lintas, penambahan jalur sepeda sepanjang 49 kilometer," jelas Syafrin.

Tak hanya itu, Syafrin juga berencana menambah marka atau rambu-rambu agar masyarakat yang menggunakan sepeda merasa lebih nyaman saat mengaspal di jalan raya.

"Itu ada kenaikan karena kita akan tambah marka jalan dan pembatas fisik disepanjang 49 kilometer itu," demikian Syafrin.[dod]

Komentar Pembaca