Kantor PPPSRS AMPR Kemayoran Diserang Massa, 20 Sekuriti Disebut Luka-luka

Peristiwa  RABU, 06 NOVEMBER 2019 , 08:40:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kantor PPPSRS AMPR Kemayoran Diserang Massa, 20 Sekuriti Disebut Luka-luka

AMPR Kemayoran/Net

Kantor Pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Mediterania Place Rasidence (AMPR) Kemayoran, Jakarta Pusat dikabarkan diserang massa tak dikenal pada Minggu (3/11) sekitar pukul 10:00 WIB.

Info yang beredar, sebanyak 20 petugas sekuriti AMPR Kemayoran mengalami luka-luka.

Ketua PPPSRS AMPR Kemayoran Khairil Poloan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa kantor pengelola PPPSRS diserang massa tak dikenal.

"Ya, kantor kami diserang orang tak dikenal. Mereka merusak semua fasilitas kantor kami," kata Khairil, Rabu (6/11).

Menurut Khairil, tak hanya kantor yang dirusak, akibat penyerangan tersebut sebanyak 20 anggota sekuriti PPPSRS AMPR Kemayoran pun jadi korban.

"Empat orang mengalami luka di kepala dan sudah diambil visum et repertum dan dilakukan tindakan jahit di RSCM," ujar Khairil.

Akibat penyerangan tersebut, banyak warga pemilik dan penghuni apartemen melakukan pengaduan ke PPPSRS karena takut akan adanya ancaman secara fisik dan tindakan brutal yang dilakukan oleh massa dan preman.

Khairil menegaskan, epengurusan PPPSRS dibawah kepemimpinannya telah memenuhi tahapan penyeleksian sesuai persyaratan yang berlaku sampai terbitnya SK Disperum 272/2019, tanggal 23 April 2019 yang telah sesuai dengan Pergub 132/2018.

Dikatakannya, dibawah bimbingan dan saran dari Dinas Perumahan DKI, PPPSRS AMPR Kemayoran harus mulai membentuk badan pengelola, baik keuangan untuk menarik iuran warga dan keamanan sebagai persiapan kepengelolaan yang baru.

"Harapan kami agar pihak pemerintah segera menyelesaikan permasalahan ini, berhubung dengan dikeluarkannya SK 272 / 2019 sudah lebih dari 6 bulan lamanya masih belum berbuah hasil," tutup Khairil.[dod]

Komentar Pembaca