Dipimpin Bobby Suhardiman, Saatnya Mengembalikan Kejayaan Soksi

Politik  RABU, 06 NOVEMBER 2019 , 12:37:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dipimpin Bobby Suhardiman, Saatnya Mengembalikan Kejayaan Soksi

Baladhika Karya Satuan Serbaguna/Ist

Menjelang Munas Partai Golkar yang akan digelar Desember mendatang, dinamika politik internal partai berlambang pohon beringin makin kencang.

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) sebagai bagian dari Partai Golkar sangat prihatin melihat kondisi tersebut. Karena sama artinya membuka aib organisasi ke ruang publik.

"Bukan apresiasi yang akan didapatkan, tetapi cemoohan dari pihak lain yang tidak suka dengan Partai Golkar yang akan diterima," kata Ketua Umum Baladhika Karya Satuan Serbaguna (Lembaga Konsentrasi Soksi), Hendrik L Karosekali melalui keterangan tertulisnya, Rabu (6/11).

Ironisnya, kata Hendrik, dinamika yang terjadi dalam tubuh Partai Golkar saat ini, juga melanda dalam Soksi.

Hendrik menilai, kegaduhan internal Soksi jelas tidak produktif. Karena sesama kader justru terlibat dalam perdebatan yang menunjukkan ego sektoral masing-masing pihak, ketimbang berpikir untuk berperan aktif dalam melanjutkan perjuangan Soehardiman, selaku pendiri Soksi. Termasuk berperan aktif dalam kontestasi Partai Golkar menuju Munas.

"Perdebatan mengenai legalitas, keabsahan, serta saling klaim dukungan menjadi perdebatan internal Soksi sejak tahun 2010 lalu. Akibatnya, setiap momentum perhelatan Munas Partai Golkar, perdebatan ini kembali mengemuka, yang seolah hanya menjadi agenda sesaat menjelang pelaksanaan Munas Partai Golkar," ujar Hendrik.

Hendrik mengimbau kader tak melupakan amanah Soehardiman untuk meneruskan cita-cita dan perjuangan beliau.

"Dan amanah ini tidak dibatasi oleh waktu dan tempat, apalagi agenda Munas Partai Golkar," cetus Hendrik.

Baladhika Karya Satuan Serbaguna sejatinya merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi ini. Seolah menegaskan bahwa Soksi selalu diombang-ambingkan oleh pihak-pihak luar yang tidak ingin organisasi ini besar kembali.

"Oleh sebab itu, kami mengajak semua keluarga besar Soksi, baik lembaga konsentrasi Soksi, sesepuh dan pinisepuh, untuk menjadikan egenda dan momentum Munas Partai Golkar sebagai wahana persatuan, setelah sekian lama kita tercerai-berai dalam perbedaan pendapat, klaim dan terbelah seperti amuba," terang Hendrik.

Hendrik mengungkapkan, Bobby Suhardiman selaku Plt Ketua Umum Soksi sudah bersilaturahmi dengan mantan Ketua Umum Soksi Rusli Zainal.

Bobby diketahui menjabat Plt Ketua Umum Soksi setelah Ade Komarudin menderita sakit dan dalam tahap pemulihan.

"Sebagai anak pendiri Soksi, kami mengharapkan Bobby Suhardiman dapat tampil sebagai garda terdepan untuk membawa angin perubahan dan persatuan kembali Soksi Bagi kami, Bobby Suhardiman adalah harapan bersama untuk persatuan ini, karena visi dan misi beliau untuk mengembalikan kebangkitan dan kejayaan kembali Soksi, bukan hanya di internal tetapi secara ekternal," harap Hendrik.

Hendrik berpendapat, setelah dipimpin Bobby, tidak ada lagi Soksi A , Soksi B atau Soksi C yang mengatasnamakan Soksi.

Hendrik menyebutkan, inilah sejarah baru dalam kebangkitan Soksi yang harus dimaknai bersama. Soksi akan maju dan berbuat dan berkarya untuk kebesaran dan kemajuan Golkar.

"Tan hanna dharma mangrwa itu adalah tiada kebenaran yang mendua. Demikian juga mengenai Soksi. Sekarang hanya satu. Kami mengajak semua kader bersatu ke Plt Bobby Suhardiman," tutup Hendrik.[dod]

Komentar Pembaca