Taufik Pastikan Pembahasan KUA-PPAS Transparan

Jakarta  RABU, 06 NOVEMBER 2019 , 20:37:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Taufik Pastikan Pembahasan KUA-PPAS Transparan

Konfrensi pers Fraksi Partai Gerindra/RMOL

Rancanyan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2020 tengah jadi sorotan.Hal ini muncul usai ditemukannya anggaran fantastis untuk pengadaan lem Aibon sebesar Rp 82 miliar.

Kejadian ini membuat publik harap-harap cemas. Publik lantas menuntut agar proses penyusunan anggaran KUA-PPAS DKI lebih transparan.

Menanggapi hal ini, Penasehat Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik justru menyebut proses pengajuan KUA-PPAS oleh Pemprov DKI Jakarta sudah sangat transparan.

Taufik menilai, proses pembahasan rancangan KUA-PPAS antara eksekutif dengan legislatif juga berjalan dengan transparan.

"Secara umum, seluruh Komisi yang saya pahami sangat terbuka. Karena selalu pimpinan Komisi mengatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Semua orang bisa pantau dan lihat,” kata Taufik saat konferensi pers di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (6/11).

Menurut Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini, tidak ada rapat pembahasan anggaran yang ditutup-tutupi. Maka, hal itu jadi parameter Gerindra menyebut proses pembahasan anggaran memang berlangsung transparan.

Itu dasar dari apa yang kita katakan transparan dalam proses pembahasan. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Dikuliti satu per satu dari judul sampai angka,” ujar Taufik.

Hal ini berbeda dengan beberapa fraksi, khususnya PSI yang meminta Pemprov DKI Jakarta mengunggah rencana anggaran. Taufik berpendapat, tidak ada kewajiban Pemprov melakukan itu.

"Tapi bahwa sesuatu yang belum matang diupload (malah) jadi masalah itu. Kan belum ada pegangan hukumnya, justru menurut saya, kalau mau mendiskusikan di forum, jangan dilapor ke teman-teman wartawan gitu loh,” tutup Taufik.[dod]

Komentar Pembaca