Politisi Golkar Ini Protes Anaknya Belum Punya e-KTP

Jakarta  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 13:53:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Politisi Golkar Ini Protes Anaknya Belum Punya e-KTP

Jamaluddin/RMOL

Carut marut pengadaan e-KTP ternyata juga dialami anak kandung Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golongan Karya (Golkar), Jamaludidn.

Saat rapat bareng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Jamaluddin langsung menanyakan masalah e-KTP tersebut.

Dari penjelasan Kadis Dukcapil Danny Sukma diketahui bahwa pengadaan blanko e-KTP setiap daerah hanya bisa menunggu dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu berdasarkan mekanisme yang mengatur bahwa pengadaan blanko e-KTP tersentralisasi di Kemendagri.

"Pada saat pembahasan soal polemik kelangkaan blanko e-KTP di DKI, dijelaskan bahwa untuk blanko sifatnya sentralisasi dari Kemendagri. Jadi, kita hanya bisa menunggu,” kata Jamaluddin di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (7/11).

Kata Jamaluddin, semua daerah tidak memiliki hak untuk mengadakan blanko e-KTP sendiri.

"Ketersediaan blangko yang di Kanwil masing-masing, kalau memang ada, mungkin bisa langsung dibuatkan. Kalau memang belum ada, ya menunggu dari Kemendagri. Kita tidak berhak untuk mengadakan blanko-blangko. Tetap terpusat dari Kemendagri,” ujarJamaluddin.

Jamaluddin melanjutkan, dengan adanya mekanisme yang seperti itu, maka bagi daerah-daerah yang mengalami kekosongan blanko e-KTP untuk sementara tetap menggunakan resi.

Program e-KTP diluncurkan oleh Kemendagri, dan dalam prosesnya sudah banyak memakan korban” akibat jeratan korupsi, termasuk Ketua DPR pada saat itu, Setya Novanto.[dod]

Komentar Pembaca