PSI Minta Formula E Dibatalkan

Olahraga  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 14:35:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PSI Minta Formula E Dibatalkan

Ilustrasi/Net

Di tengah persiapan Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan ajang bergengsi balap Formula E di Jakarta pada 6 Juni 2020, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendadak mempersoalkannya.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anthony Winza Prabowo mengatakan, balap Formula E sangat tidak relevan digelar dalam kondisi keuangan Pemprov DKI yang sedang mengalami defisit.

"Keuangan Pemprov DKI saat ini defisit. Jadi menurut kami sebaiknya berhemat. Tidak perlu saat ini menggelar event internasional yang tidak memiliki dampak luas terhadap masyarakat," kata Anthony saat menggelar jumpa pers di Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Kamis (7/11).

"Kalau cuma hanya meperkenalkan mobil ramah lingkungan, mobil listrik, ya sebaiknya harus dipersiapkan dulu sarana lain, seperti membangun pom pengisian setrum mobil itu. Jangan tiba-tiba menggelar event yang menghamburkan uang banyak dan cuma gaya-gayaan," sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, bahwa perlombaan balap mobil Formula E 2020 merupakan season ke enam yang akan diselenggarakan pada 6 Juni 2020.

Anies mengungkapkan kawasan Monas telah ditetapkan untuk menjadi arena kegiatan balapan Formula E.

"Detail treknya masih belum dituntaskan. Tapi yang jelas kita akan selenggarakan di kawasan Monas ini," ucap Anies.

Untuk informasi, Formula E dikenal sebagai ajang balap mobil listrik yang menggunakan jalanan perkotaan sebagai arena balap.

Tercatat ada 12 kota di dunia yang menggelar ajang ini, antara lain Hong Kong, Roma, Paris, Berlin dan New York.

Ajang Formula E juga dapat dimanfaatkan sebagai alat kampanye kendaraan ramah lingkungan serta mempromosikan kelebihan mobil listrik.[dod]

Komentar Pembaca