Gerindra Usul Saefullah, Ferry Juliantoro, A Riza Patria Dan Arnes Lukman Jadi DKI 2

Politik  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 22:40:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Gerindra Usul Saefullah, Ferry Juliantoro, A Riza Patria Dan Arnes Lukman Jadi DKI 2

Mohamad Taufik/Ist

Dengan alasan proses pemilihan Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno mengalami kemacetan lebih dari satu tahun, Partai Gerindra tiba-tiba mengusulkan empat nama baru untuk mendampingi dua nama Cawagub yang sudah disepakati bersama.

Demikian dikatakan Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik saat dihubungi, Kamis malam (711).

Empat nama yang disodorkan Gerindra ke DPP PKS adalah Sekda DKI Jakarta Saefullah; Waketum Partai Gerindra Ferry Juliantoro; Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria dan pengusaha Arnes Lukman.

Surat kepada DPP PKS tersebut tertanggal 17 Oktober 2019. Dalam surat itu tertulis 'Perubahan Usulan nama Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta' dan ditujukan ke DPP PKS.

"Benar (mengajukan surat)," kata Taufik.

Taufik mengaku mengajukan empat nama karena proses pemilihan Wagub DKI Jakarta macet lebih dari satu tahun. Maka menurutnya, tidak salah jika Gerindra mengusulkan nama pengganti Sandiaga Uno.

"Kemarin dua nama macet. Maka yang diperlukan adalah, pertama jangan-jangan figur yang nggak.. DPRD kurang menerima, atau komunikasi. Dua itu saja, pertimbangan. Ya sudah lah, kita usulkan, dari kita ada, dari PKS ada," ucap Taufik.

Taufik berharap, empat nama itu bisa diusulkan bersanding dengan dua calon dari PKS yaitu Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Namun, kata Taufik, PKS belum memberi keputusan usulan dari Gerindra itu.

"Bisa disandingkan. Bisa begitu kan. Belum (ada keputusan). Ini usulan kita ke dia. Boleh dong kita usulin. Karena kita lihat macet. Ini bagaimana kalau opsi itu diambil," tutup Taufik.

Surat itu sendiri juga sudah ditandatangani oleh Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik, Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Husni Thamrin. Kemudian terdapat pula tanda tangan dari Ketua Umum Gerinda Prabowo Subianto, dan Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani.[dod]

Komentar Pembaca