Digelar Di Bogor, 700 Pesantren Ikuti Liga Santri Nusantara

Olahraga  JUM'AT, 08 NOVEMBER 2019 , 18:59:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Digelar Di Bogor, 700 Pesantren Ikuti Liga Santri Nusantara

Liga Santri Nusantara 2019/Ist

Liga Santri Nusantara (LSN) yang memasuki tahun ke-5 berlangsung semarak. Sekitar 700 pesantren yang berpartisipasi.

Babak final LSN 2019 resmi dibuka di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat sore (8/11) yang mempertemukan kesebelasan Nur Iman (Region DI. Yogyakarta) melawan Al Makmur (Region Banten).

Hadir membuka acara adalah Ketua Panitia LSN 2019 KH. Abdul Ghaffar Rozin (Ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul ulama; Isnanta (Deputi Bidang Pemberdayaan dan Olahraga Kementrian Pemuda dan Olahraga dan Iwan Setiawan (Wakil Bupati Bogor).

Iwan menyampaikan rasa terimaksih, Kabupaten Bogor telah dipilih sebagai tuan rumah Seri Nasional LSN.

Kebanggaan buat kami Kabaputen Bogor ditunjuk menjadi tuan rumah LSN 2019, kita sangat berterimakasih kepada panitia yang sudah mempercayai Kabupaten Bogor,” kata Iwan.

Selain itu, Iwan juga mengapresiasi tim asal Bogor yang sudah masuk Seri Nasional. Ada dua tim yang lolos, yakni perwakilan Jabar IV, Riyadhut Muta’alimin dan Subregion Bogor, Al Hukuma.

Sementara itu, KH. Abdul Ghofarrozin alias Gus Rozin mengungkapkan, LSN sudah memasuki tahun ke-5. Untuk itu, pihaknya sebagai operator dari sejak tahun 2017 terus berupaya memperbaiki dan kemandirian kualitas kompetisi.

"Tahun ini ada lebih 1000 pesentren terlibat LSN. Ini masih jauh dari populasi 28.000 pesantren di Indonesia. Tahun ini kita mulai memperbaiki tata kelola dan kualitas. Ada lebih dari 700 pesantren ikut dan lolos dari target kita 400 saja,” kata Gus Rozin.

Melalui penyelenggaraan LSN, Gus Rozin berharap pesantren terus berkembang, tidak hanya berkontribusii kepada NKRI tetapi juga olahraga sepakbola.

Kalau boleh menyebut alumni LSN ada M. Rafli Mursalim yang pernah menjadi timnas Garuda Muda asuhan Indra Sjafri dan sekarang bermain untuk Mitra Kukar. Tentu juga ada beberapa alumni yang juga sudah berkarir di sepakbola profesional,” ucap Gus Rozin.

Insya Allah tahun depan kita bisa membentuk Santri Footbooll Club dan bisa masuk Liga 3,” harapnya.

Adupun Isnanta mengajak semua elemen terkait untuk mendukung LSN. Ia melihat keseriusan RMINU untuk memajukan LSN.

"Untuk pesantren dan olahraga ke depan harus benar-benar kita dukung," kata Isnanta.

Selain Kemenpora, LSN 2019 juga didukung oleh beberapa pihak terkait. Salah satunya adala Perusahan Gas Negara (PGN).[dod]

Komentar Pembaca