Munarman Tuding Buzer Dibalik Fitnah HRS

Polhukam  SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 13:40:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Munarman Tuding Buzer Dibalik Fitnah HRS

Munarman/RMOL

Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah tuduhan yang menyebut Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) memiliki banyak kasus dan masalah di Tanah Air.

Munarman menjelaskan, bahwa Kasus yang melibatkan HRS hanya ada dua, yakni kasus yang di Polda Jawa Barat terkait dengan laporan dari Sukmawati dan kasus chat yang ada di Polda Metro Jaya.

"Itu pun sudah ada SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan). Yang lain memang tidak ada yang menyebut beliau tersangka," kata Munarman konferensi pers di Markas Syariah FPI di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Senin (11/11).

Munarman menyindir para buzer-buzer yang banyak memplesetkan kasus yang dialami Habib Rizieq.

"Ini yang sering diplesetkan oleh buzzer-buzzer, seolah-olah Habib Rizieq banyak kasus. Kasus Habib Rizieq sebagai tersangka cuma dua yang lain cuma saksi dan pelaporan saja," jelas Munarman.

Pelaporan yang Munarman maksud adalah soal mata uang yang didalamnya diduga mirip lambang komunis.

"Secara hukum cuma dua (kasus) itu saja dan semuanya sudah clear. Dengan klarifikasi ini, tidak ada lagi buzer-buzer yang buta informasi. Menyebut Habib Rizieq terlibat masalah hukum," pungkasnya.

Habib Rizieq sendiri saat ini masih berada di Saudi Arabia dan belum bisa kembali ke Tanah Air karena adanya pencekalan.

Habib Rizoeq membeberkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, surat itulah yang menjadi penyebab dirinya tidak bisa pulang ke Indonesia.[dod]

Komentar Pembaca