Ada Korban Jiwa Akibat GrabWheels, Dishub Akan Atur Jam Operasional Penyewaan

Jakarta  RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 23:09:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ada Korban Jiwa Akibat GrabWheels, Dishub Akan Atur Jam Operasional Penyewaan

Syafrin Liputo/Net

Otoped listrik atau escooter GrabWheels kebanggaan perusahaan digital berbasis aplikasi Grab Indonesia telah menelan korban jiwa.

Dua orang tewas akibat tertabrak mobil di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, saat mengendarai GrabWheels pada Minggu dini hari (10/11).

Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya akan melakukan pengaturan regulasi terhadap operasional escooter yang disewakan.

"Kami sudah sampaikan kepada operator escooter untuk kita larang mereka beroperasi di trotoar, JPO, dan kalau mau beroperasi silakan masuk ke jalur sepeda," kata Syafrin saat dihubungi via ponselnya, Rabu (13/11).

Untuk peristiwa tabrak lari kepada pengguna GrabWheels yang terjadi kemarin, Syafrin menyatakan, Dishub sedang menunggu investigasi dari pihak kepolisian.

"Tapi kita sudah sampaikan kepada operator escooter, mereka silakan beroperasi di kawasan yang sudah mendapat izin dari pengelola kawasan. Jangan keluar dari kawasan tersebut," jelasnya.

"Contohnya, mereka kemarin sudah bekerja sama dengan pengelola GBK. Silakan jika mereka diberikan izin oleh pengelola kawasan, jangan sampai keluar ke jalan umum," sambungnya.

Kadishub berharap kejadian tabrak lari yang dialami pengendara escooter ini cukup menjadi yang pertama dan terakhir.

Selain itu, Dishub juga sedang mengkaji jam operasional GrabWheels. Rencananya jam operasional itu akan disesuaikan dengan dengan sistem angkutan umum massal yang beroperasi di Ibukota seperti Transjakarta atau MRT.

"Jadi mulai jam 5 pagi sampai 11 malam. Kita harapkan, setelah jam 11 malam operator escooter tidak lagi menyewakan. Sehingga aspek keselamatan masyarakat itu yang utama," tegasnya.

"Target (aturan) Desember ini kita selesaikan. Jadi minggu ini kita finalisasi, kemudian minggu depan kita verbalkan. Kami berharap akhir november sudah ditandatangani pak Gubernur, " pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00