Nikita Mirzani Diduga Terseret Judi Online, Jokowi Watch: Berangus!

Hukum  JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 11:28:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Nikita Mirzani Diduga Terseret Judi Online, Jokowi Watch: Berangus!

Nikita Mirzani/Net

Kasus judi online yang menyeret nama artis sensasional Nikita Mirzani memasuki babak baru. Setelah dilaporkan dua bulan lalu, penyidik Polda Metro Jaya mulai menelisik masalah ini.

Nikita dilaporkan oleh dua pria yang mengaku sebagai advokat, Daniel Heri Pasaribu dan Andi Rudin Lumban Gaol pada 15 September 2019. Akun instagram Nikita Mirzani diduga mendistribusikan informasi elektronik yang bermuatan perjudian. Atas perbuatannya, Nikita diduga melanggar ketentuan Pasal 27 Ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman hukumannya itu 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Pelapor Nikita, Daniel Heri Pasaribu pada Kamis kemarin (14/11), sudah menjalani pemeriksaan di Unit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya. Ia dimintai keterangan sekitar tiga jam oleh penyidik.

Daniel mengapresiasi respon positif aparat kepolisian yang mulai mengusut laporannya.

"Pertama, saya merespon baik Polda Metro Jaya sudah mulai menyelidik laporan saya. Kedua, saya berharap kasus ini jelas dan berujung pada tindakan hukum kepada pemilik akun instagram Nikita Mirzani Mawardi," kata Daniel kepada awak media, Jumat (15/11).

Daniel memdorong polisi serius mengusut tuntas laporannya. Menurutnya, dari pemilik akun Nikita Mirzani, polisi bisa mengembangkan hingga ke pemilik judi online.

"Dia (Nikita) mengendorse situs judi itu karena dibayar. Siapa yang membayar dan siapa pihak yang mengendalikan situs itu kan bisa diusut dari keterangan terlapor. Gampang sebenarnya itu bagi kepolisian," ujar Daniel.

Daniel mengaku sudah menyerahkan seluruh bukti kepada penyidik berupa video dan print out postingan akun instagram Nikita Mirzani yang bermuatan perjudian.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus memberikan komentar atas laporan Daniel.

Tigor meminta Polda Metro Jaya segera mengusut tuntas kasus tersebut. Menurutnya, Nikita bisa menjadi pintu masuk kepolisian memberangus bandar bandar judi online.

"Selama ini bandar judi online terkesan seperti siluman. Tidak terlihat dan seperti tak berwujud. Ternyata ada dari mereka muncul lewat Nikita. Karena Nikita pasti dibayar untuk iklankan judi online. Dari Nikita polisi gampang membuka sosok bandar judi online," tegas Tigor.

Jokowi Watch juga meminta Kapolri Jenderal Idham Azis menfokuskan satu kerja baru, yakni memberangus judi online.

Hal itu perlu dilakukan Kapolri, selain membasmi penyakit masyarakat sekaligus membantahkan isu bahwa polisi membekingi judi online.

"Bukan rahasia umum lagi ada isu yang mengatakan judi online marak karena dibiarkan bahkan dibekingi. Kapolri harus mematahkan isu itu dengan tindakan memberangus judi online, memblokir situs-situsnya serta menangkap bandar-bandarnya," tutup Tigor.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00