Pasar Jaya Kembali Luncurkan Sistem Berbasis Digital

Jakarta  JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 14:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pasar Jaya Kembali Luncurkan Sistem Berbasis Digital

Arief Nasrudin/RMOL

Perumda Pasar Jaya kembali melakukan terobosan untuk efisiensi administrasi perusahaan dengan berinovasi melahirkan sistem berbasis digital E-Office dan Audit Managemen Sistem (AMS).

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan, kehadiran sistem E-Office sebagai pengganti persuratan resmi yang selama ini biasa dilakukan secara manual dengan kertas.

"Kalau kita masih menggunakan administrasi konvensional, surat-surat hardcopy pastinya akan menjadi biaya yang sangat besar," ujar Arief saat melakukan konferensi pers di kawasan Cikini, Jumat (15/11).

"Untuk itu message kita kepada perusahaan adalah lakukan efisiensi. Sehingga digital sektor sudah bisa disentuh melalui E-Office dan Audit Managemen Sistem," sambungnya.

Sedangkan kehadiran Audit Managemen Sistem bertujuan untuk menguatkan Pasar Jaya dari sisi pengontrolan. Termasuk memperkecil ruang terjadinya Fraud (penipuan).

"Selanjutnya memaksimalkan potensi yang saat ini belum di dayagunakan, dan menyentuh tempat usaha yang masih kosong. Fungsinya memudahkan masyarakat untuk memonitor, " jelasnya.

Arief menambahkan, selama ini kasus yang banyak terjadi masyarakat kesulitan untuk menyewa kios yang sebetulnya kosong.

"Masyarakat mau menyewa untuk melakukan usaha di pasar. Tapi gak bisa disewa itu kenapa? Nah itu salah satu nya ketika kita lakukan AMS, semua ke record," katanya.

Potensi Fraud lainnya misal masih adanya pungutan liar dan kebocoran pendapatan di pasar. "Dengan sistem ini ketika auditor datang itu ke jelas ter-record jelas. Nanti akan ketemu sanksinya," pungkas Arief.

Dengan adanya sistem ini maka diharapkan pendapatan Perumda Pasar Jaya pada tahun 2020 mendatang dapat menyentuh angka Rp 1,9 triliun.

Untuk diketahui pendapatan pasar Jaya setiap tahunnya kian meningkat. Pada tahun 2016 pendapatan Pasar Jaya sebanyak Rp 500 miliar, lalu tahun 2017 naik menjadi Rp 900 miliar.

Selanjutnya di tahun 2018 menjadi Rp 1,42 triliun dan tahun 2019 ini Pasar Jaya menargetkan akan di menutup pendapatan di angka Rp 1,2 sampai Rp 1,3 triliun.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00