Menggagas Kota Piagam Yang Efisien Di Indonesia

Suara Rakyat  MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 14:59:00 WIB

Menggagas Kota Piagam Yang Efisien Di Indonesia

Reklamasi Teluk Jakarta/Net

(Studi kasus Burning Man Di Reklamasi Tanah Teluk Jakarta)

INI hanya untuk orang yang saya sentuh. Ini tantangan buat orang orang hebat dan sakti di Indonesia yang bernafsu memindahkan ibukota dan mendirikan sebuah kota. Tulisan ini tentang apa dan bagaimana Kota Piagam (Charter Cities). Ya, ini sebuah gagasan dan konsep yang digerakkan imajinasi bukan nafsu.

Serangkaian puzzle pemikiran Kota Piagam ada dalam lapak ide halaman Facebook saya yang dalam perjalanan keliling kota tuntutan pekerjaan, selalu menyertai gagasan ini. Seperti orang jatuh cinta pada umumnya. Membangkitkan gelora. Gelora yang terkonsep.

Gelora menantang Anies Baswedan sejak medio November 2018 hingga medio November 2019, mengajaknya untuk mendeklarasikan sebuah Kota Piagam di tanah reklamasi Teluk Jakarta belum berhasil. Namun itu tidak menyurutkan gelora untuk terus berisik di lapak yang saya miliki.

Ada empat model jika mengikuti visi penemu ide Kota Piagam, Paul Romer. Yaitu, pertama, model klasik lahirnya kota seperti Pennyslavania di Amerika Serikat. Kedua dan sangat khas Asia yaitu, Hongkong dan Shenzhen China. Ketiga, model modern di Honduras yang dibangun sejak tahun 2010.

Terakhir dan ini yang menarik. Model Burning Man Black Rock di Virginia AS. Sebuah wilayah tandus dan gersang di negara bagian Amerika Serikat. Bahkan ide mendirikan Kota Piagam di wilayah yang dinamakan Burning Man mulai dikaji di tingkat universitas di Amerika Serikat menghadapi ancaman urbanisasi global.

Burning Man hanyalah sebuah metafora dari ribuan orang yang datang ke wilayah itu untuk "membakar" dirinya di tengah terik matahari. Tapi bagi imajinasi Romer ada sesuatu yang bernilai dari sekedar metafora dan event.

Pengamatan Romer, Burning Man lebih sebagai sebuah wilayah yang hanya dihuni ribuan manusia pada pesta tahunan dalam satu dua hari. Mereka berkumpul dalam suatu anarki namun memiliki aturan sendiri yang ditaati yang datang.Why they came? What kind of rules is it?

Time To Act

Model Burning Man di BlackRock Virginia AS dikaji serius sebagai konsep Kota Piagam bukan kavling-kavling perizinan untuk para pengembang an sich. Jauh berbeda apa yang dilakukan pemerintahan pusat dan daerah dalam hal ini Jakarta menyikapi penyelesaian tanah Teluk reklamasi. Terutama di Blok C dan Blok D.

Kedua Blok itu sekarang menjadi No Man's Land. Alangkah baiknya Pak Jokowi dan Bang Anies duduk satu meja membahas secara serius sebagai anchor tenant, pro aktif melobbying legislatif mendirikan Kota Piagam.

Sebagai konsep, Kota Piagam sudah menjadi international best practice sejak dipraktekkan di Honduras tahun 2010. Konsepnya lebih dapat dipertanggung jawabkan ketimbang tim kajian Pak Jokowi pemindahan ibukota yang katanya dikaji tiga tahun.

Setiap negara idealnya mempunyai satu contoh Kota Piagam mengantisipasi urbanisasi global masyarakat dunia akan tinggal di perkotaan. Dan ini sesuai agenda internasional untuk mengantisipasi urbanisasi global. Atau mulai Pak Jokowi sekarang perintahkan menteri terkait maritim dan investasi mendatangkan terobosan yang bermanfaat di wilayah strategis ketimbang dikit-dikit ngutang sama Tiongkok. Time to act.[dod]

Soemantri Hassan Pemerhati Kebijakan Publik

Komentar Pembaca
Pesona Misteri Candi Cetho

Pesona Misteri Candi Cetho

MINGGU, 01 DESEMBER 2019

Anies Betepe

Anies Betepe

MINGGU, 01 DESEMBER 2019

Pulihkan Nama Baik Anies

Pulihkan Nama Baik Anies

RABU, 27 NOVEMBER 2019

Gerakan Nikah

Gerakan Nikah

SABTU, 23 NOVEMBER 2019

Anies Dan Ahok, Kenapa Dibenturkan?

Anies Dan Ahok, Kenapa Dibenturkan?

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Mengukur Integritas Dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas Dan Ketegasan Anies

SELASA, 19 NOVEMBER 2019

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00