Tito Harus Tolak Permohonan Perpanjangan Waktu Pembahasan APBD DKI

Jakarta  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 17:32:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tito Harus Tolak Permohonan Perpanjangan Waktu Pembahasan APBD DKI

Tito Karnavian/Net

Mendagri Tito Karnavian diharapkan menolak permohonan perpanjangan waktu pembahasan APBD DKI Jakarta 2020 yang diajukan DPRD DKI.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, batas akhir penggodokan APBD pada 30 November 2019.

"Mendagri Tito Karnavian harus menolak permohonan perpanjangan waktu pembahasan APBD, karena itu sama saja melanggar undang-undang," kata Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/11).

Amir berpendapat, permohonan perpanjangan waktu pembahasan makin menguatkan dugaan bahwa DPRD tak mampu menggodok APBD.

"Pembahasan bakal dikebut mulai 25 November, karena sebagian anggota Dewan masih sibuk kunker, reses dan lain-lain," ujar Amir.

Karena itulah Amir menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berancang-ancang menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) APBD 2020 untuk menggunakan pagu anggaran 2019.

"Setelah Pergub APBD keluar, maka Gubernur bersama DPRD untuk sama-sama menelaah PP Nomor 12 Tahun 2019," ucap Amir.

Kata Amir, hal ini penting agar dalam pembahasan APBD Perubahan 2020 tak lagi menemui kendala.

Sebab, dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 banyak aturan baru ketimbang PP Nomor 58 Tahun 2015.

Aturan tambahan dalam PP No 12 Tahun 2019, misalnya perluasan tugas dan wewenang Sekda yang awalnya cuma Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menjadi Koordinator Pengelolaan Keuangan Daerah.

"Dalam PP No 58 Tahun 2015 cuma ada bendahara umum daerah, sedangkan PP No 12 Tahun 2019 harus ada kuasa bendahara umum daerah yang diangkat oleh gubernur," terang Amir.

Amir menambahkan, dalam PP No 12 Tahun 2019 juga disebutkan pengelolaan keuangan daerah harus menggunakan basis akutansi akrual. Sisten akutansi ini berbeda dengan model lama.

"Perubahan PP ini ikut mengubah penulisan angka, tanggal dan lain-lain," tutup Amir.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00