Khawatir Jadi Ajang Politik, Panitia Reuni 212 Selektif Undang Tokoh

Polhukam  JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 06:41:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Khawatir Jadi Ajang Politik, Panitia Reuni 212 Selektif Undang Tokoh

Aksi 212/Net

Acara Munajat dan Maulid Akbar Reuni Mujahid 212 yang akan digelar Senin 2 Desember mendatang, mengangkat tema 'Merekatkan Persatuan Menyambung Silaturahmi Umat Islam Indonesia'.

Namun tak seperti tahun-tahun sebelumnya, reuni kali ini Persaudaraan Alumni (PA) 212 dipastikan akan selektif mengundang tokoh-tokoh.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif saat melakukan konferensi pers di Markas Syariah Front Pembela Islam (FPI) Petamburan III, Jakarta Pusat, Kamis (21/11).

"Jadi kan tema kita merekatkan kembali, karena kemarin kita sekat-sekatnya cukup tajam dan dahsyat sehingga kita harapkan reuni yang ketiga ini untuk merekatkan kembali segenap bangsa Indonesia," kata Slamet.

Kendati begitu, Slamet menjelaskan, sesungguhnya ada dua jenis undangan yang disiapkan PA 212, yakni undangan umum dan VIP.

"Untuk undangan umum siapa pun kita undang. Dari kalangan mana pun silahkan hadir. Kemudian untuk undangan VIP karena keterbatasan tempat dan panggung, oleh karenanya kita harus sortir semaksimal mungkin," jelasnya.

Sampai hari ini, kata Slamet, panitia sedang menggodok siapa saja tokoh yang akan menjadi tamu VIP.

"Insya Allah di reuni sekarang untuk melepaskan diri dari urusan politik. Kita betul-betul akan munajat dan berzikir, merekatkan umat Islam," pungkas Slamet.[dod]

Komentar Pembaca
Selfie Bareng  Anies

Selfie Bareng Anies

JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 20:45:00

Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00