Karen Idol Ngaku Pergoki Suami Video Call Dengan Marshanda di Kamar Mandi

Seleb  RABU, 27 NOVEMBER 2019 , 18:17:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Karen Idol Ngaku Pergoki Suami Video Call Dengan Marshanda di Kamar Mandi

Jumpa pers Karen Idol/Ist

Mantan finalis Indonesian Idol, Karen Poore, tak kuasa menahan rasa terkejutnnya ketika mengetahui suami dan anaknya tinggal di apartemen Marshanda.

Hal tersebut bermula ketika Karen Poore mendapatkan kekerasan berupa dibekap semalaman menggunakan kain oleh sang suami yang tengah digugat cerainya, Arya Satria Claproth.

Tak berhenti sampai di situ, keesokan harinya pada 8 September 2019, Arya Satria Claproth membawa kabur sang anak.

Karen Poore pun melaporkan tindak penganiayaan yang dilakukan Arya Satria Claproth kepada pihak yang berwajib dan mulai mencari-cari keberadaan anaknya.

Hingga pada 28 Oktober 2019, diketahui suami dan anaknya berada di apartemen di kawasan Fatmawati.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga itu sendiri sudah dilaporkan Karen ke Polrestabes Bandung pada 8 September 2019.

"Saya sudah menyerahkan semuanya kepada kuasa hukum untuk melakukan langkah hukum," kata Karen saat jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa malam (26/11).

Karen juga mengaku pernah memergoki suaminya berbicara di telepon dengan Marshanda.

"Video call atau apa suami saya di kamar mandi di bathtube dia ngobrol hampir dua jam, atau membanding bandingkan saya dengan Marshanda," ungkap Karen.

Sementara kuasa hukum Karen, Yunus Adhi Prabowo menjelaskan, kasus KDRT yang dilaporkan kliennya tercatat dengan Nomor Laporan Polisi LP/ 2101/IX/2019/JBR/POLRESTABES tangggal 8 September 2019.

"Klien kami menemukan Arya dan anaknya di apartemen Marshanda. Itu jadi pertanyaan besar kami. Kami tidak mau berandai-andai dan menuduh dugaan menyewakah, ngontrakkah, numpangkah, dan sejauh mana hubungan Marshanda dengan Arya," terang Yunus.

Karena itulah, lanjut Yunus, Marshanda harus mengklarifikasi masalah ini kepada publik.

"Kami akan mengundang Marshanda hadir ke kantor Acong Latief & Partner untuk mengklarifikasi hal ini," ucap Yunus.

Yunus melanjutkan, dalam penggrebekan yang dilakukan kliennya ke apartemen Marshanda, ditemukan anak kandung Karen berinisial ZCC (6).

"Apabila nantinya tim hukum menemukan dugaan sang anak tak memperoleh pendidikan yang baik di apartemen Marshanda, maka kami akan melaporkan lagi dengan tuduhan penelantaran sebagaimana Undang Undang Perlindungan Anak," papar Yunus.

Lebih lanjut, menurut Yunus, nantinya mediasi Karen dengan Arya juga akan dilakukan untuk kepentingan sang anak.

"Kami yakin ZCC sangat tepat jika tinggal dan dirawat oleh Karen selaku ibunya," tutup Yunus.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00