Kota Shanghai Bikin Heboh, Mendagri Tegaskan Bukan Sindir Anies

Politik  RABU, 27 NOVEMBER 2019 , 20:55:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kota Shanghai Bikin Heboh, Mendagri Tegaskan Bukan Sindir Anies

Tito Karnavian/Net

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar mengklarifikasi pemberitaan dan isu yang beredar terkait pernyataan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait perubahan geopolitik dan transformasi yang dilakukan kota-kota maupun negara lain sebagai percontohan di Munas IV APPSI Tahun 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa kemarin (26/11).

Menurut Bahtiar, konteks yang disampaikan Mendagri bukan menyindir Jakarta dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, namun lebih pada penjelasan terkait kecepatan pembangunan Kota Shanghai.

"Mendagri menjelaskan kecepatan pembangunan Kota Shanghai dibandingkan kota-kota besar di dunia. Konteksnya utuh tentang perubahan geopolitik dunia dan transformasi pembangunan, bukan menyindir Jakarta," kata Bahtiar melalui keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Rabu (27/11).

Ia juga mengapresiasi Anies Baswedan yang menyambut positif pernyataan Mendagri, dengan tidak terbawa arus kesalahpahaman.

"Sekali lagi Pak Menteri konteksnya tentang perubahan geopolitik di dunia dan transformasi pembangunan, dan kami apresiasi Pak Anies yang merespon positif dan tidak ikut salah faham karena beliau hadir dan mengikuti secara seksama seluruh hal yang disampaikan dalam forum APPSI kemarin," ujar Bahtiar.

Dalam kutipan wawancara dengan berbagai media massa, Anies Baswedan memahami betul konteks yang disampaikan Mendagri. Menurut Anies, pernyataan Mendagri bermakna pesan penting untuk transformasi kota maupun daerah di Indonesia.

"Jadi menurut saya justru pelajaran penting yang kita ambil dari pesan yang disampaikan Pak Mendagri tadi adalah pesan tentang transformasi sebuah negara. Tapi sesungguhnya, ini adalah pesan penting bagaimana transformasi sebuah negara itu terjadi, dikerjakan dengan konsisten selama beberapa dekade, dan sekarang mereka merasakan buahnya," ucap Anies.

Anies juga mengaku setuju dengan pernyataan Mendagri karena Tiongkok melalui berbagai upaya pembangunan yang dilakukan telah melompat jauh jika dibandingkan dengan negara lain.

"Jadi konteksnya menceritakan betapa cepatnya perubahan di sana, tidak usah dilepaskan konteks percakapannya. Karena itu kita bicara pembangunan, infrastruktur misalnya, ini proses pembangunan yang panjang, pembangunan infrastruktur, pembangunan konektivitas jalan, telekomunikasi yang sedang dilakukan adalah transformasi luas biasa, yang nanti kita akan rasakan betapa dampaknya luar biasa keputusan pembangunan transformatif seperti ini," ujar Anies.

Dengan demikian, prinsipnya kemajuan Kota Shanghai sebagai pelajaran yang bisa dipetik semua daerah.

"Sebenarnya pernyataan Pak Mendagri sejalan dengan Pak Anies melalui berbagai upaya pembangunan yang dilakukan Tiongkok sebagai contoh, Kota Shanghai telah melompat jauh jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Artinya, semua pihak termasuk masyarakat juga perlu melihat pembangunan lebih jauh ke depan dalam prosesnya yang dapat dirasakan beberapa tahun ke depan, artinya dalam melakukan pembangunan daerah serta negara harus konsisten sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat dimasa depan. Gagasan yang disampaikan Bapak Menteri adalah bertujuan sebagai sharing pemikiran dan gagasan kepada APPSI untuk menjadi motivasi bagi seluruh pemprov untuk berpacu membuat inovasi percepatan menghadirkan pelayanan terbaik, kenyamaman, keamanan dan ketertiban sosial serta kesejahteraan masyarakat," tutup Bahtiar.[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00