Masinton Wacanakan Pembubaran BNN, Insano Curigai Kartel Narkoba Masuk Parlemen

Politik  JUM'AT, 29 NOVEMBER 2019 , 00:02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Masinton Wacanakan Pembubaran BNN, Insano Curigai Kartel Narkoba Masuk Parlemen

Gedung BNN/Net

Wacana pembubaran Badan Narkotika Nasional (BNN) yang disuarakan Anggota Komisi III DPR RI asal Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu menuai kontroversi.

Ketua DPC Indonesia Anti Narkoba (Insano) Jakarta Timur, Amos Hutauruk, mengecam keras pernyataan Masinton tersebut.

"Karena saat ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia cukup memprihatinkan dan merambah ke hampir semua lapisan umur masyarakat. Tidak hanya kalangan dewasa tetapi menjerat juga para remaja bahkan anak-anak," kata Amos melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/11).

Tak sampai disitu, menurut Amos, berbagai kalangan mulai dari karyawan swasta, artis, bahkan pejabat negara pun banyak yang menjadi korban narkotika.

"Bahkan tak sedikit korban narkotika dijemput maut," ujar Amos.

Amos mengungkapkan, Presiden Jokowi saat ini telah menerbitkan Instruksi Presiden untuk mendukung tercapainya Indonesia sebagai negeri bebas narkoba.

Secara tegas, Presiden Jokowi juga telah menyatakan Indonesia saat ini dalam kondisi darurat narkoba.

Namun, ia mengaku bingung mengapa politisi sekelas Masinton malah menyarankan untuk membubarkan BNN.

"Atau mungkin jaringan kartel narkoba sudah masuk ke parlemen," tanya Amos.

Badan pengendalian internasional (INCB), bahwa negara-negara anggota ASEAN diketahui sudah membuat kesepakatan Drug-Free ASEAN 2015, yang isinya menjadikan ASEAN sebagai wilayah bebas narkoba pada tahun 2020.

Karena itu, pihaknya mendesak Masinton meminta maaf ke publik. Hal itu menurutnya, karena sudah seharusnya anggota legislatif mendukung pemerintah dalam memberantas narkoba.

Diketahui, dalam rapat kerja Komisi III dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Kamis, (21/11), Masinton menuding BNN ecek-ecek alias tak serius memberantas narkoba.

"Saya tidak melihat ada upaya dan semangat perang terhadap narkotika. Hari ini, semua ecek-ecek," kata Masinton sambil menggebrak meja, saat rapat kerja dengan BNN.

Ia mengusulkan BNN dibubarkan bila kinerjanya tetap begitu. "Kalau rapat ini hanya jadi rutinitas, saya minta BNN ini dievaluasi, bubarkan. Dilebur saja, enggak perlu lagi kalau gak ada progres."[dod]

Komentar Pembaca
Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

Antisipasi Banjir, DKI Keruk Sungai Dan Cek Pompa

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 17:21:00

Pemprov DKI Gelar Pameran Foto Ruang Ketiga Di Balai Kota
Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

Anies Meninjau Penataan PKL Di CFD

MINGGU, 03 NOVEMBER 2019 , 15:55:00