Demokrat: Kekuasan Terlalu Lama Dapat Disalahgunakan

Politik  SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 12:38:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Demokrat: Kekuasan Terlalu Lama Dapat Disalahgunakan

Bambang Soesatyo/Net

Wacana masa jabatan presiden menjadi lebih dari dua periode yang didengungkan Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet menuai komentar beragam.

Namun mayoritas publik menyatakan ketidaksetujuannya terhadap usulan dari politisi Golkar itu. Karena perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode adalah sebuah kemunduran.

Selain itu, banyak pula yang menilai, usulan Bamsoet ini bukti dia sedang cari muka di hadapan Presiden Jokowi.

Menyikapi hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan menegaskan, partainya menolak wacana Bamsoet tersebut.

"Partai Demokrat tegas menolak perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode," kata Hinca dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/12).

Hinca menambahkan, seharusnya publik belajar dari pengalaman bangsa. Dimana dua kali masa jabatan presiden adalah yang paling tepat dan cukup.

"Kekuasaan presiden yang terlalu lama ditangan satu orang cenderung disalahgunakan," tegasnya.

Sebelumnya saat menyambut jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di ruang kerjanya, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11), Bamsoet melempar wacana mengejutkan yakni masa jabatan presiden bisa diperpanjang.

"Mungkin perlu juga pemilihan presiden diamendemen, misalnya masa jabatan bisa dilakukan untuk tiga periode," ungkap Bamsoet.[dod]

Komentar Pembaca