Demokrat Ingatkan Bamsoet, Jangan Jilat Presiden

Politik  SELASA, 03 DESEMBER 2019 , 19:42:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Demokrat Ingatkan Bamsoet, Jangan Jilat Presiden

Didi Irawadi/Net

Wacana Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang mengusulkan masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode ditolak mentah-mentah Presiden Joko Widodo.

"Saya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca reformasi. Posisi saya jelas, tak setuju dengan usul masa jabatan presiden tiga periode. Usulan itu menjerumuskan saya," tulis Jokowi melalui Twitter resminya Senin kemarin (2/12).

Menanggapi hal tersebut, Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi mengapresiasi sikap Jokowi dan penolakan itu dinilainya langkah yang tepat.

"Saya rasa sudah sikap benar beliau, dengan beliau menolak itu sikap yang benar," kata Didi Irawadi keterangannya, Selasa (3/12).

Menurutnya, pihak yang memunculkan wacana masa jabatan presiden tiga periode sedang mencari muka di hadapan Jokowi.

Didi meminta pihak tersebut tidak menjilat Presiden dengan mengusulkan hal yang bisa merusak tatanan demokrasi. Wacana itu, lanjutnya, berpotensi memiliki agenda terselubung.

"Tidak perlu ada pihak-pihak yang ingin mengambil hati bahkan ingin menjilat presiden lalu mengusulkan yang tidak-tidak, yang bertentangan dengan semangat reformasi, keinginan rakyat ini," pungkasnya.

Sebelumnya, saat menyambut jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, di ruang kerjanya, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11), Bamsoet melempar wacana mengejutkan, yakni masa jabatan presiden bisa diperpanjang.

"Mungkin perlu juga pemilihan presiden di amandemen, misalnya masa jabatan bisa dilakukan untuk tiga periode," ungkap Bamsoet.[dod]

Komentar Pembaca