BNPT Cium Indikasi Radikalisme Masuk Ke Anak-anak, PAN: Jangan Nuduh Asal-asalan

Polhukam  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 10:56:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

BNPT Cium Indikasi Radikalisme   Masuk Ke Anak-anak, PAN: Jangan Nuduh Asal-asalan

Zita Anjani/Ist

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mencium indikasi adanya paham radikal negatif yang telah masuk ke anak-anak.

Terkait hal tersebut, Wakil ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani yang juga berlatar belakang pendidik dan penggiat PAUD terpancing untuk berkomentar.

Menurutnya, sekelas kepala BNPT harusnya bicara sesuai data yang akurat. Jangan sampai, kecurigaan yang berlebihan malah membuat anak-anak belajar dalam kecemasan.

"Daripada pelatihan radikalisme, kesejahteraan guru-guru PAUD perlu ditingkatkan," ungkap Zita saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/12).

"Saya di Jakarta berkomitmen untuk itu. Kalau tidak mau radikalisme, ya buat kebijakan yang berpihak kepada mereka," sambungnya.

Politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) ini menambahkan, kalau mau curiga-curigaan, di setiap lembaga juga ada indikasi radikalisme.

Kata Zita, negara harus mampu memunculkan loyalitas warganya lewat kebijakan yang pro rakyat, berpihak pada kelompok yang lemah.

"Jangan menuduh asal-asalan, saya kerja tiap hari sama guru-guru PAUD, yang bareng saya nasionalis semua kok," ungkap Zita.

"Di tengah upaya kami memunculkan kepercayaan pada pendidikan usia dini yang berkualitas, jangan bicara dengan sesuatu yang buktinya belum jelas. Bahaya ini, pecah belah namanya," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca