Ketimbang Nuduh Guru PAUD Ajarkan Radikalisme, Mending Sejahterakan Mereka

Polhukam  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 , 11:29:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketimbang Nuduh Guru PAUD Ajarkan Radikalisme, Mending Sejahterakan Mereka

Zita Anjani/RMOL

Isu radikalisme sedang ramai-ramainya di perbincangkan. Bahkan saat ini paham tersebut terindikasi telah menyasar anak-anak berusia dini.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Maruf Amin dalam sebuah kesempatan. Maruf menyatakan Kementerian Agama bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang menelusuri dugaan radikalisme diajarkan di Pendidikan Anak Usia Dini alias PAUD.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani menilai, seharusnya pemerintah jangan cepat asal menuduh.

"Jangan menuduh asal-asalan, saya kerja tiap hari sama guru-guru PAUD, yang bareng saya nasionalis semua kok. Tolong please jangan malah dilabel," kata Zita saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/12).

Justru sebaliknya, Zita meminta kepada pemerintah memberikan perhatian lebih kepada para pendidik, daripada menuduh mereka mengajarkan radikalisme.

"Sejahterakan mereka, edukasi mereka dan kuatkan perannya. Mereka adalah ujung tombak kemajuan negri," saran Zita.

Pernyataan Maruf itu bukanlah yang perdana. Sebelumnya, ia juga menyebut ada dugaan pengajaran radikalisme di lembaga pendidikan.[dod]

Komentar Pembaca