Eks Menteri PAN-RB: Rekrutmen PNS, Campur Tangan Politik Dibatasi

Nasional  SABTU, 07 DESEMBER 2019 , 13:09:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Eks Menteri PAN-RB: Rekrutmen PNS, Campur Tangan Politik Dibatasi

Diskusi publik "Meracik Pegawai Negeri Super"/RMOL

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) sudah satu bulan resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Seleksi sendiri telah dibuka sejak 11 November 2019 yang lalu. Data menunjukan pendaftar tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya dan diisi banyak dari kaum milenial.

Terkait hal ini, mantan Menteri PAN RB periode 2011-2014 Azwar Abu Bakar mengatakan, PNS adalah orang yang paling bermanfaat di masyarakat.

"PNS harus merasa menjadi orang yang paling banyak manfaatnya buat masyarakat. Jadi kalau PNS buat keputusan yang salah, dia bukan hanya merugikan lembaga tapi juga bangsa," kata Azwar dalam diskusi publik bertema Meracik Pegawai Negeri Super di Hotel Ibis Tamarin, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12).

Menurut Azwar, sesungguhnya tidak ada masalah yang terlalu berarti dalam seleksi PNS. Sebab campur tangan politik saat ini sudah dibatasi.

"Nah itu dimulai dari proses rekrutmen yang baik," ujar Azwar.

Oleh karena itu, Azwar berpesan kepada para PNS dan calon PNS untuk bisa bekerja dengan baik dengan menjaga sumber daya yang dimiliki negara.

"PNS ini harus kompetensi, integritas dan hemat. Harus seefisien mungkin. Jangan boros-boros. Jadi poinnya PNS harus menghemat," pungkas Azwar.[dod]

Komentar Pembaca