Skandal Garuda Sedang Investigasi, Wamen BUMN : Kekosongan Direksi Masih Dikaji

Nasional  SENIN, 09 DESEMBER 2019 , 12:25:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Skandal Garuda Sedang Investigasi, Wamen BUMN : Kekosongan Direksi Masih Dikaji

Ari Askhara/Net

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan Investigasi terkait penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton dengan maskapai pesawat Garuda tipe Airbus A330-900 yang dilakukan Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia (Persero) Tbk, I Gusti Ngurah Askhara Danadiaputra alias Ari Askhara.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo saat ditemui di Gedung Balairung, Balai Kota DKI Jakarta.

"Kami sedang proses. Tapi intinya kami yakinkan, kami akan lakukan investigasi dan menggunakan koridor hukum dan memastikan keselamatan penumpang (Garuda) tetap terjaga," kata Kartika, Senin (9/12).

Akibat skandal penyelundupan tersebut, Ari Askhara dan empat direksi di bawahnya harus rela dicopot dari jabatannya oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk itu Dewan Komisaris Garuda Indonesia baru menetapkan Fuad Rizal sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Garuda Indonesia, disamping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko. Sedangkan empat direksi dibawahnya sampai hari ini belum terisi.

Sengan kosongnya jabatan tersebut, publik khawatir dapat mengganggu jalannya operasional Garuda. Namun Wamen BUMN ini mengatakan kekosongan ini karena masih dalam kajian.

"Justru itu kita sedang koordinasi dengan Dirjen Perhubungan Udara, kita pastikan tidak terganggu operasional. Makanya kita belum putuskan dulu," jelas Kartika.

"Karena kita tahu bahwa dalam kasus ini harus ada penyeimbangan dari Dirjen Perhubungan Udara. Supaya nanti prosesnya dan keselamatan penumpang tetap terjaga," pungkasnya.

Komentar Pembaca