Fahira Miris Perempuan Betawi Yang Terjun Politik Minim

Politik  SENIN, 09 DESEMBER 2019 , 17:57:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fahira Miris Perempuan Betawi Yang Terjun Politik Minim

Diskusi perempuan yang digelar Bamus Betawi/RMOL

Kehadiran perempuan dalam dunia perpolitikan di Indonesia masih sangat minim. Bahkan untuk tokoh perempuan Betawi sejauh ini keberadaannya bisa dihitung jari.

Melihat kondisi ini, bertepatan dengan rangkaian Hari Ibu pada 22 Desember, Badan Musyawarah (Badan Musyawarah) Betawi mengadakan diskusi publik tentang peran perempuan di Gedung Blok F, Balai Kota DKI Jakarta.

Untuk peserta diskusi, Bamus mengundang para Ibu dari banyak wilayah di Ibukota. Sedangkan narasumber sendiri, Bamus Betawi mengundang Anggota DPD RI Jakarta Fahira Idris menjadi pembicara.

"Hari ini saya diundang oleh Bamus Betawi, pimpinan Pak Haji Lulung untuk bicara kepada para perempuan Betawi dalam rangka Hari Ibu," ujar Fahira, Senin (9/12).

"Jadi bagaimana perempuan Betawi ini supaya tertarik untuk masuk ke dalam bidang politik. Karena kita ini kan masih sangat kurang tokoh-tokoh politik perempuan Betawinya," sambung Fahira.

Kendati begitu, Fahira masih bersyukur karena salah satu wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta diisi oleh perempuan yakni Zita Anjani.

"Saya sebetulnya sebagai perempuan sangat senang sekali beliau bisa menjabat sebagai wakil ketua DPRD. Karena saya merasa kalau ada pimpinan yang perempuan itu pasti sentuhannya agak beda," ucap Fahira.

"Harapan saya dengan adanya beliau, banyak produk-produk legislasi yang pemanfaatannya untuk keinginan atau kebutuhan ibu-ibu di wilayah DKI Jakarta," demikian Fahira.[dod]

Komentar Pembaca