Guru Papua Bangun Start Up Pendidikan

Ragam  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 19:02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Guru Papua Bangun Start Up Pendidikan

Sigit Arifianto/Ist

Beberapa tahun lalu, Sigit Arifianto, seorang pemuda asal Bengkulu yang sedang berada pada puncak kejayaan di Jakarta, tiba-tiba memutuskan untuk melepas karirnya dan mengabdikan diri bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Tak lama, Sigit pun berangkat untuk mengajar di pedalaman Papua selama satu tahun.

Di Papua, Sigit secara langsung menyaksikan bahwa begitu banyak anak-anak Indonesia yang pada dasarnya memiliki potensi besar di masa depan, namun tak memiliki kesempatan dan akses yang sama besarnya, khususnya pada guru-guru yang "berkualitas.

Kecintaannya pada dunia pendidikan kemudian mendorong tekadnya untuk turut berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Saya meyakini bahwa salah satu kendala utama pendidikan di Indonesia ialah ketimpangan kualitas guru di kota dan di daerah," kata Sigit melalui keterangan tertulisnya, Selasa (10/12).

Sigit mengungkapkan, jutaan anak di daerah di Indonesia tidak dapat mengakses guru berkualitas karena terkendala jarak dan biaya.

Sigit meyakini teknologi dapat menjadi salah satu jawaban untuk mengatasi ketimpangan kualitas guru di Indonesia.

Iw kemudian memutuskan untuk memulainya dengan sebuah akademi digital bahasa Inggris, Lister.

Kehadiran Lister sebagai akademi digital bahasa Inggris ini juga dipicu oleh keyakinan bahwa pengajaran dan penguasaan bahasa Inggris merupakan salah satu kunci bagi anak Indonesia agar mampu menghadapi persaingan global.

Lister berusaha menghadirkan guru berkualitas tanpa perlu terkendala jarak. Guru bahasa yang berkualitas dihadirkan melalui pengajaran efektif tatap muka dengan peranti video call dan bukan hanya melalui aplikasi berupa rangkuman pelajaran ataupun rekaman suara guru.

Lister berinisiatif menciptakan pendidikan berkualitas yang terjangkau dan secara khusus berusaha menginspirasi anak muda Indonesia untuk meraih mimpi mereka berkuliah di luar negeri sehingga memungkinkan mereka bersaing secara global.

Selain guru yang berkualitas, Lister juga menjamin materi ajar yang diberikan di dalam kelas merupakan materi yang telah sesuai dengan standar internasional.

Sebagai sebuah start up pendidikan teknologi yang bersifat sosial, Lister juga secara rutin memberikan beasiswa, workshop dan seminar gratis bagi para pelajar maupun mahasiswa di Indonesia. "Dengan Lister, tidak ada alasan untuk tidak belajar bahasa Inggris," tutup Sigit.[dod]

Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00