Perbaiki Dosa Masa Lalu, Garuda Harus Dipimpin Dirut Berintegritas

Nasional  SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 21:49:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perbaiki Dosa Masa Lalu, Garuda Harus Dipimpin Dirut Berintegritas

Garuda Indonesia/Net

Langkah Menteri BUMN Erick Thohir melakukan aksi bersih-bersih di jajaran PT Garuda Indonesia (Persero) memperoleh dukungan publik.

Salah satunya disampaikan Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza selaku mitra kerja Kementerian BUMN.

Secara tegas Faisol mendorong Erick Thohir mencari pengganti Ari Askhara yang lebih kuat. Dengan begitu tak lagi terulang kasus memalukan seperti yang sedang dipergunjingkan publik.

"Garuda harus segera diatasi dengan menunjuk orang baru yang lebih tepat, memiliki integritas tinggi, lebih kuat dan lebih cepat," kata Faisol saat dikonfirmasi, Selasa (9/12).

Soal beredar nama salah satu calon pengganti Ari Askhara, yakni Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo, Faisol mengaku tak menutup kemungkinan, karena semua yang berpotensi pasti akan dibidik Menteri BUMN dalam rangka memperbaiki dosa-dosa yang ada di BUMN Garuda.

"Yang bagus-bagus pasti dilirik Menteri BUMN. Termasuk beredarnya nama Pak Juliandra Nurtjahjo, tentu akan dipelajari oleh pak Erick,” tutup Faisol.

Sementara maskapai berbiaya hemat Citilink yang dipimpin Juliandra sendiri didapati pernah mendapatkan dua penghargaan dalam ajang Anugerah BUMN 2018.

Selain itu, Citilink Indonesia juga pernah menyabet dua penghargaan membanggakan yaitu peringkat kedua dalam Kategori Tata Kelola Perusahaan (GCG) Terbaik, Anak Perusahaan BUMN.

Sedangkan Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo meraih The Best CEO BUMN, Anak Perusahaan BUMN dalam Kategori Driving Excecution.

Citilink Indonesia sendiri juga pernah menerima tiga penghargaan dalam ajang Revolusi Mental BUMN 2018 yang diselenggarakan pada April 2018 lalu.[dod]

Komentar Pembaca