2 Bulan Akses Jalan Warga Ditutup, Prasetio Akan Sidak Cakung Timur

Jakarta  KAMIS, 12 DESEMBER 2019 , 18:58:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

2 Bulan Akses Jalan Warga Ditutup,  Prasetio Akan Sidak Cakung Timur

Prasetio Edi Marsudi dan Mohamad Taufik/Net

Polemik penutupan akses jalan warga oleh pengembang Jakarta Garden City (JGC) di Tambun Rengas, Cakung Timur, Jakarta Timur menjadi atensi pimpinan DPRD DKI. Bahkan, wakil rakyat Jakarta akan melakukan sidak ke lokasi dalam waktu dekat.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengungkapkan, setelah ketok palu APBD 2020 ini pihaknya akan segera inspeksi mendadak sidak ke lokasi.

"Kita akan sidak ke lokasi, ini kan fungsi pengawasan dewan terhadap permasalahan yang dihadapi warga," kata Prasetio kepada wartawan, Kamis (12/12).

Menurut politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Pras ini, DPRD akan segera memanggil pihak-pihak terkait kenapa jalan warga sampai ditutup.

"Semua pihak terkait akan kita panggil, Walikota akan saya telpon langsung," tegas Prasetio.

Wakil ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik juga angkat bicara. Menurut politisi Gerindra, Walikota Jakarta Timur harus menuntaskan masalah ini.

"Saya kira kalau ada rakyat yang kesulitan, Pemda dalam hal ini Walikota harus turun tangan, segera diberesin," ujar Taufik kepada wartawan Kamis (12/12).

Terkait klaim Walikota Jakarta Timur M Anwar yang akan membuka akses jalan warga yang ditutup pengembang menunggu serah terima BAST (Berita acara serah terima), Taufik malah mempertanyakan hingga saat ini bagaimana perkembangan BAST-nya.

"Walikota harus transparan terkait perkembangan BAST-nya. Jangan warga diberi ketidakpastian. Menurut saya Walikota punya daya paksa atas dasar kemaslahatan warga. Apalagi yang ditutup itu merupakan fasos-fasum. Itu kan jalan warga," terang Taufik.

Sebelumnya, Walikota Jakarta Timur M Anwar mengungkapkan, pihaknya tidak mau mencampuri urusan bisnis diantara dua pengembang dikawasan tersebut. Yang pasti salah satu solusi yang diambil pihaknya saat ini membuka jalur alternatif sehingga aktivitas warga tidak terganggu.

"Usulan jalur alternatif tersebut juga kesepakatan dari warga sekitar. Kita hanya memfasilitasi keinginan warga. Kita sudah buka jalan alternatif 4 atau 5 hari lalu," ujar Anwar.

Terkait pembukaan akses jalan Tambun Rengas yang merupakan fasos-fasum, Anwar mengaku pihaknya masih menunggu salinan serah terima BAST.

Seperti diketahui, hampir dua bulan jalan boulevard ditutup pengembang. Bahkan, pengurus RW Se- Ujung Menteng Jakarta Timur yang terdampak atas penutupan jalan tersebut sudah mengadukan hal tersebut ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.[dod]

Komentar Pembaca