Indonesia-Singapura Jajaki Kerjasama Hadapi Perubahan Iklim Sampai Budidaya Perikanan

Nasional  JUM'AT, 13 DESEMBER 2019 , 12:49:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia-Singapura Jajaki Kerjasama Hadapi Perubahan Iklim Sampai Budidaya Perikanan

Kerjasama Indonesia-Singapura/Ist

Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Edhy Prabowo menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Singapura untuk Indonesia, Anil Kumar Nayar, di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat.

Pertemuan dilakukan untuk memperkuat persahabatan kedua negara yang telah berjalan baik dengan menginventarisasi kerja sama khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Dalam kesempatan tersebut, Anil menyoroti isu keberlanjutan lingkungan, dimana menurutnya saat ini Singapura tengah menghadapi tantangan climate change (perubahan iklim) yang cukup berat.

Bahkan guna melindungi diri dari dampak perubahan iklim, Singapura telah melakukan investasi senilai SGD100 miliar untuk periode 100 tahun. Ia menilai, Indonesia dan Singapura dapat bekerja sama terkait hal ini.

Menanggapi hal ini, Edhy menyampaikan sebagai upaya mengurangi dampak climate change, saat ini KKP sedang membangun sentra-sentra pembudidayaan terumbu karang dan penanaman mangrove.

"Selain memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan, keduanya juga memberikan manfaat ekonomi misalnya dari wisata alam," kata Edhy melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/12).

Tak ketinggalan, kedua negara juga membicarakan potensi pengembangan perikanan budidaya. Edhy mengundang Singapura untuk berinvestasi di sektor ini.

"Potensi pengembangan sektor budidaya di Indonesia ini sangat besar. Di Batam, Kepulaun Riau misalnya, dapat dikembangkan beberapa komoditas seperti ikan bawal, kakap putih, dan kerapu,” kata Waketum Gerindra ini.

Indonesia merupakan pemasok ikan hias terbesar ke Singapura baik air tawar maupun laut, khususnya nemo. Oleh karena itu, Edhy meminta Singapura untuk memberi dukungan agar pembudidaya Indonesia mendapat kemudahan ekspor ke Singapura.[dod]

Komentar Pembaca